Karomah, Yumna Aniq (2025) Fotosensitizer Eritrosin B Untuk Antibakteri Pada Luka Tikus Dengan Metode Pdi (Photodynamic Inactivation). S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Yumna Aniq Karomah_Cover.pdf
File Pdf (2MB)
Yumna Aniq Karomah_Bab I.pdf
File Pdf (1MB)
Yumna Aniq Karomah_Bab II.pdf
File Pdf (1MB)
Yumna Aniq Karomah_Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
Yumna Aniq Karomah_Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
Yumna Aniq Karomah_Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
Yumna Aniq Karomah_Daftar Pustaka.pdf
File Pdf (1MB)
Yumna Aniq Karomah_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (21MB)
Abstract
Latar Belakang: Infeksi luka dapat menimbulkan tantangan yang cukup besar dalam penyembuhan luka, sehingga untuk mengatasi infeksi luka dan proses penyembuhan luka yang cepat dapat dilakukan dengan Photodynamic Inactivation (PDI). Inaktivasi Fotodinamik (Photodynamic Inactivation/PDI merupakan metode terapi yang menggunakan cahaya tampak untuk mengobati penyembuhan luka, antimikroba, dan pengobatan kanker. PDI menggabungkan 3 komponen utama yaitu cahaya, fotosensitizer, dan oksigen yang dapat menyebabkan kerusakan sel. Pada penelitian ini menggunakan fotosensitizer eritrosin B. Proses penyembuhan luka memiliki 3 fase meliputi fase inflamasi, fase proliferasi, dan fase maturasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi fotodinamik dalam mempercepat proses penyembuhan luka. Metode: Metode uji yang digunakan yaitu Colony Counter. Hasil: Pada kelompok perlakuan II yang diberi fotosensitizer eritrosin B dan dilakukan penyinaran greenlight LED mengalami penyembuhan luka yang efektif. Hal tersebut luka sayatan mengalami penurunan panjang luka dari hari ke-1 hingga hari ke-6 dengan rata-rata panjang luka 1,657 cm dari 2 cm. Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji aktivitas eritrosin B sebagai fotosensitizer terhadap luka yang terinfeksi bakteri MRSA menunjukkan bahwa kombinasi eritrosin B dengan paparan sinar greenlight selama 30 menit lebih baik dalam menghambat pertumbuhan sel bakteri MRSA. Karena pada tikus yang diberikan eritrosin B dan dilakukan penyinaran PDI mengalami penyembuhan luka yang efektif, dengan nilai mean luka 1,657 cm dari ukuran panjang luka 2 cm.
| Dosen Pembimbing: | Djalil, Asmiyenti Djaliasrin and Nurziah, Ika | 0022057401, unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Photodynamic Inactivation (PDI), Eritrosin B, methicillin resistant Staphylococcus aureus |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Catur Indra Himawan |
| Date Deposited: | 24 Nov 2025 03:05 |
| Last Modified: | 24 Nov 2025 03:05 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/18599 |
