Hakim, Syaharani Aprillia Surya (2025) Implementasi Hak Kekayaan Intelektual Atas Merek Sebagai Jaminan Utang Dalam Mendukung Umkm Di Kabupaten Banyumas Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 Tentang Ekonomi Kreatif. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Text
Syaharani Aprillia Surya Hakim_Bab I.pdf

Download (1MB)
Text
Syaharani Aprillia Surya Hakim_Bab II.pdf

Download (1MB)
Text
Syaharani Aprillia Surya Hakim_Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
Syaharani Aprillia Surya Hakim_Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
Syaharani Aprillia Surya Hakim_Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
Syaharani Aprillia Surya Hakim_Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB)
Text
Syaharani Aprillia Surya Hakim_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
Syaharani Aprillia Surya Hakim_Cover.pdf

Download (1MB)

Abstract

Ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan perekonomian nasional. Hak atas merek sebagai salah satu Hak Kekayaan Intelektual yang diakui sebagai aset tak berwujud yang memiliki nilai ekonomi dan berpotensi dimanfaatkan sebagai objek jaminan utang, khususnya untuk mendukung pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 Tentang Ekonomi Kreatif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis implementasi penggunaan HKI atas merek sebagai jaminan utang pada UMKM di Purwokerto setelah berlakunya UU No. 24 Tahun 2019 dan mengetahui hambatan dalam implementasi penggunaan HKI atas merek sebagai jaminan utang. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan sosiologi hukum, mengumpulkan data primer melalui wawancara dengan pelaku UMKM dan pihak bank di Purwokerto Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan HKI atas merek sebagai jaminan utang belum dapat terimplementasi secara optimal. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya informasi yang diperoleh pelaku UMKM terkait potensi HKI sebagai agunan pembiayaan. Hambatan dari lembaga perbankan belum adanya regulasi teknis yang jelas dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia mengenai mekanisme penilaian, pencatatan, serta eksekusi HKI sebagai jaminan. Hambatan lainnya adalah terbatasnya jangka waktu perlindungan hukum dan belum terbentuknya lembaga penilai khusus untuk aset HKI.

Dosen Pembimbing: Marsitiningsih, Marsitiningsih | 0022116101
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Implementasi, Hak Kekayaan Intelektual, Merek, Jaminan Utang, UMKM
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum S1
Depositing User: Catur Indra Himawan
Date Deposited: 24 Nov 2025 02:37
Last Modified: 24 Nov 2025 02:37
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/18595

Actions (login required)

View Item
View Item