Aprianti, Indri (2023) SEJARAH KULINER SOTO GROMBYANG DI PEMALANG (1960 – 2023). S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
INAH OKTARINI_Cover.pdf
Download (1MB)
INAH OKTARINI_BAB 1.pdf
Download (934kB)
INAH OKTARINI_BAB 2.pdf
Download (1MB)
INAH OKTARINI_BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (874kB)
INAH OKTARINI_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
INAH OKTARINI_BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (764kB)
INAH OKTARINI_Daftar Pustaka.pdf
Download (835kB)
INAH OKTARINI_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Adanya Sego Grombyang sebagai makanan khas Pemalang membuat
penulis ingin menggali tentang sejarah dan perkembangan dari kuliner Sego
Grombyang. Penulis mengambil objek penelitian tentang sejarah dari kuliner
Grombyang karena Sego Grombyang merupakan makanan yang sudah lama ada
di Pemalang dan sampai sekarang masih ramai dikunjungi oleh masyarakat
Pemalang ataupun luar Pemalang dan bahkan Sego Grombyang ini dinobatkan
menjadi ikon dari Kabupaten Pemalang. Penulis ingin menggali bagaimana
sejarah dan perkembangan dari kuliner Grombyang karena masyarakat hanya tahu
bahwa Sego Grombyang menjadi makanan khas Kabupaten Pemalang tetapi tidak
tahu bagaimana sejarahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
sejarah dari kuliner Grombyang di Pemalang, bagaimana perkembangan kuliner
Grombyang dan bagaimana kuliner Grombyang bisa menjadi Ikon Kota
Pemalang. Penulis berharap pembaca dapat mengetahui tentang sejarah kuliner
Grombyang di Pemalang dan akhirnya kuliner Grombyang ini bisa lebih dikenal
oleh masyarakat luas. Penelitian ini menggunakan metode Historis yang terdiri
dari Heuristik yaitu mencari dan mengumpulkan data/sumber, Kritik Sumber yang
terbagi menjadi dua yaitu kritik ekstern dan kritik intern, Interpretasi yitu tahap
penafsiran sumber, dan Historiografi yakni tahap penulisan sejarah. Hasil
penelitian ini mengungkapkan bahwa kuliner Grombyang sudah ada di Pemalang
sejak tahun 1940-an yang diperkasai oleh tiga perguruan Grombyang yaitu Sagim,
Samsuri, dan Sayan. Perkembangan dari kuliner Grombyang ini sangat baik
karena tidak hanya kulinernya tetapi Grombyang sendiri dikembangkan menjadi
tarian, batik dan lagu dan juga pengemasan bumbu Grombyang secara instan.
Lalu kemudian Sego Grombyang ini diangkat menjadi Warisan Budaya TakBenda
oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada 12
Oktober 2021. Penelitian ini diharapkan mampu menambah pengetahuan tentang
sejarah kuliner khususnya kuliner Grombyang di masyarakat Pemalang dan harus
tetap kita lestarikan. Dan semoga menjadi acuan untuk peneliti maupun peneliti
yang lain agar dapat meneliti kuliner yang lain di Pemalang.
| Dosen Pembimbing: | Priyadi, Sugeng and Nugroho, Arifin Suryo | 0605036501, 0616098502 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Sego Grombyang, Sejarah Kuliner, Ikon Kota |
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah S1 |
| Depositing User: | wulan |
| Date Deposited: | 20 Feb 2025 07:51 |
| Last Modified: | 20 Feb 2025 07:51 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/17961 |
