Abdillah, Muhamad Shafri (2025) Peran Pemerintah Daerah Banyumas Dalam Penanganan dan Penyelesaian Usaha Tanpa Izin di Lokawisata Limpakuwus. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Cover MUHAMAD SHAFRI ABDILAH.pdf
Download (16MB)
Bab I MUHAMAD SHAFRI ABDILAH.pdf
Download (902kB)
Bab II MUHAMAD SHAFRI ABDILAH.pdf
Download (936kB)
Bab III MUHAMAD SHAFRI ABDILAH.pdf
Restricted to Registered users only
Download (839kB)
Bab IV MUHAMAD SHAFRI ABDILAH.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab V MUHAMAD SHAFRI ABDILAH.pdf
Restricted to Registered users only
Download (817kB)
Dapus MUHAMAD SHAFRI ABDILAH.pdf
Download (855kB)
Lampiran MUHAMAD SHAFRI ABDILAH.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Pemerintah Daerah Banyumas memiliki peran dalam perlindungan kepada masyarakat, salah satunya dengan pemberian perizinan terhadap usaha. Melihat peristiwa yang terjadi di jembatan kaca The Geong yang letaknya di Hutan Pinus Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas terjadi pada tanggal 25 Oktober 2023 ini menjadi pertanyaan terhadap pemerintah Kabupaten Banyumas atau para pemangku kebijakan lainnya. Hal ini dijelaskan oleh Kapolresta Banyumas pada saat itu menyebut dari keterangan pemilik,wahana jembatan kaca itu ternyata didesain sendiri tanpa menggandeng tim ahli.Fatalnya lagi, wahana jembatan kaca itu belum memiliki izin dan uji kelayakan. Peristiwa kecelakaan wisatawan yang terjadi di Jembatan Kaca The Geong, kaca yang berada di sisi timur tiba-tiba pecah saat empat wisatawan sedang berswafoto. Akibatnya dua orang terjatuh, dan 1 di antaranya tewas setelah melaksanakan sesi selfie pemotretan rombongan yang berjalan di atas jembatan kaca menuju pintu keluar. Seketika satu lembar kaca pijakan pecah sehingga dua korban tergantung di besi landasan kaca yang pecah serta dua lainnya terjatuh ke dasar tanah dengan ketinggian sekitar 15 meter. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui dan menganalisis peran Pemerintah Daerah Banyumas dalam melaksanakan pelayanan perizinan usaha di lokawisata Limpakuwus serta tindak lanjut dari Pemerintah Daerah Banyumas atas penyelesaian peristiwa usaha tanpa izin di jembatan kaca The Geong yang mengakibatkan kematian. Jenis penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, menggunakan data primer berupa peraturan perundang-undangan yang relevan dengan penelitian ini, serta data sekunder berupa identifikasi dan klarifikasi fakta hukum, buku,jurnal, internet. Hasil penelitian terdapat 132 unit usaha di Limpakuwus telah mendaftarkan izin usahanya melalui klinik One single submission (OSS),Pendaftaran ini memberikan kepastian hukum dan perlindungan, dengan harapan jumlah unit usaha terdaftar terus meningkat berkat upaya Pemerintah Daerah dalam menyederhanakan proses perizinan. Dalam amar putusan memerintahkan penghentian kegiatan di Jembatan Kaca The Geong, dan kegiatan dapat dilanjutkan jika pemilik usaha mengurus legalitas perizinan.
| Dosen Pembimbing: | Samhudi, Gamalel Rifqi | nidn0617069302 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Izin Usaha, Penanganan, Lokawisata Limpakuwus |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum S1 |
| Depositing User: | Agus Imam |
| Date Deposited: | 19 Feb 2025 06:55 |
| Last Modified: | 19 Feb 2025 06:55 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/17898 |
