Syifa, Amalina Salma Nur (2025) Sentra Tahu Karangwangkal Kabupaten Banyumas 1975-2021. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
COVER Amalina Salma NS.pdf
File Pdf (2MB)
BAB I Amalina Salma NS.pdf
File Pdf (764kB)
BAB II Amalina Salma NS.pdf
File Pdf (740kB)
BAB III Amalina Salma NS.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (762kB)
BAB IV Amalina Salma NS.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (669kB)
BAB V Amalina Salma NS.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (646kB)
DAPUS Amalina Salma NS.pdf
File Pdf (708kB)
Lampiran Amalina Salma NS.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
Abstract
Sentra tahu Karangwangkal merupakan gabungan kelompok pabrik tahu mandiri yang berada di Kelurahan Karangwangkal, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas. Sentra tahu Karangwangkal memiliki sejarah dan perkembangan panjang dari tahun 1970 hingga tahun 2021. Tujuan penelitian ini yaitu (1) mengungkap sejarah sentra tahu Karangwangkal, (2) perkembangan sentra tahu Karangwangkal tahun 1975-2021, (3) dampak sentra tahu Karangwangkal tahun 1975-2021 terhadap masyarakat sekitar. Penelitian dilakukan pada November 2023 hingga Juni 2024 menggunakan metode penelitian sejarah meliputi empat langkah yaitu: (1) Heuristik, pengumpulan data berupa observasi, dokumen, dan wawancara, (2) kritik, membuktikan keaslian dan kredibilitas sumber, (3) interpretasi, menyusun fakta-fakta sejarah, (4) historiografi, langkah penulisan sejarah. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan Sentra Tahu Karangwangkal Kabupaten Banyumas 1975-2021, (1) dirintis oleh enam kepala kelompok yaitu Daryono, Kartawireja, Musroji, Karto Miarjo, Hadi dan Suwarjo. Sentra tahu Karangwangkal terkenal akan tahu Klampoknya. Penamaan berasal dari Hadi yang merupakan warga asli Klampok, Banjarnegara. (2) Perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun adalah penggunaan alat secara tradisional yang tergantikan oleh teknologi modern. Gilingan batu tergantikan oleh mesin penggiling kedelai dan bahan bakar merang tergantikan oleh kompor gas. (3) Keberadaan sentra tahu Karangwangkal dirasakan oleh pemilik, pekerja dan masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Berdasarkan sisi ekonomi keuntungan yang didapatkan sangat besar, sehingga dapat memperbesar modal, mencukupi kebutuhan sehari-hari, merenovasi rumah, dan membeli kendaraan. Berdasarkan sisi sosial budaya mulainya kenaikan status terlihat di masyarakat, menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi, masyarakat sekitar yang menjadi reseller. Namun dampak negatifnya yaitu limbah dari sisa produksi tahu mengalir ke sungai menyebabkan pencemaran lingkungan.
| Dosen Pembimbing: | Priyadi, Sugeng and Jazimah, Ipong | nidn0605036501, nidn0624018502 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Sentra Tahu, Tahu Karangwangkal, Sejarah Tahu |
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah S1 |
| Depositing User: | Agus Imam |
| Date Deposited: | 10 Feb 2025 08:12 |
| Last Modified: | 10 Feb 2025 08:54 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/17825 |
