NUGROHO, DIO ALIF (2017) IMUNOGENISITAS HEAT KILLED VAKSIN Aeromonas hydrophila STRAIN GPl-03, GL-02, DAN GK-01 PADA IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus). Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
COVER_DIO ALIF NUGROHO_BIOLOGI'17.pdf

Download (1MB)
Text
BAB I_DIO ALIF NUGROHO_BIOLOGI'17.pdf

Download (768kB)
Text
BAB II_DIO ALIF NUGROHO_BIOLOGI'17.pdf

Download (771kB)
Text
BAB III_DIO ALIF NUGROHO_BIOLOGI'17.pdf
Restricted to Registered users only

Download (798kB)
Text
BAB IV_DIO ALIF NUGROHO_BIOLOGI'17.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
BAB V_DIO ALIF NUGROHO_BIOLOGI'17.pdf
Restricted to Registered users only

Download (751kB)
Text
DAFTAR PUSTAKA_DIO ALIF NUGROHO_BIOLOGI'17.pdf

Download (870kB)
Text
LAMPIRAN_DIO ALIF NUGROHO_BIOLOGI'17.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Salah satu penyakit yang sering menyerang ikan lele disebabkan oleh
bakteri Aeromonas hydrophila yang menyebabkan penyakit Motile Aeromonas
Septicemia (MAS). Di daerah Banyumas terdapat beberapa strain bakteri A.
hydrophila yang tergolong ganas menyebabkan kematian pada ikan lele dumbo.
Beberapa diantaranya strain GPl-03, GL-02 dan GK-01. Saat ini telah
dikembangkan vaksin A. hydrophila dengan memakai formalin yang memiliki
imunogenitas cukup tinggi. Pembuatan vaksin dengan metode lain perlu
dilakukan, salah satunya inaktivasi bakteri melalui pemanasan air mencapai 1000C
(heat killed). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui imunogenitas heat killed
vaksin A. hydrophila strain GPl-03, GL-02 dan GK-01 pada ikan lele dumbo
(Clarias gariepinus). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan penelitian ini meliputi:
kontrol/tanpa vaksin (P1), vaksin GPl-03 (P2), vaksin GL-02 (P3), vaksin GK-01
(P4). Ikan lele dumbo yang digunakan sebanyak 120 ekor dengan setiap perlakuan
sebanyak 10 ekor. Pemberian vaksin dilakukan melalui injeksi sebanyak 2 kali
dengan 1 kali vaksinasi dan satu kali booster sebesar 0,1 ml dengan kepadatan
108sel/ml. Parameter yang diamati adalah titer antibodi dan uji reaksi silang,
sedangkan parameter pendukungnya adalah kualitas air yang meliputi suhu,
oksigen terlarut/ dissolve oxygen (DO) dan pH. Analisis data menggunakan
(Analysis of Varians) ANOVA dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test
(DMRT) dengan tingkat kepercayaan 95%. Data titer antibodi dan kualitas air
dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa ikan yang
divaksinasi terjadi peningkatan imunogenitas yang ditandai dengan peningkatan
nilai titer antibodi setiap strain bakteri. Perlakuan P2 (GPl-03) dan P3 (GL-02)
merupakan strain dengan imunogenitas sama baik, sehingga baik digunakan
sebagai bahan vaksin untuk lele dumbo.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Dini Siswani Mulia, S.Pi., M.Si dan Bapak Drs. Heri Maryanto, M.Si
Uncontrolled Keywords: Aeromonas hydrophila, Imunogenitas, lele dumbo, titer antibodi, vaksin heat killed
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi S1
Depositing User: Iin Hayuningtyas
Date Deposited: 27 Apr 2017 01:48
Last Modified: 18 Nov 2024 04:13
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1733

Actions (login required)

View Item
View Item