KURNIAWATI, FITRI (2014) TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL DAUN BINAHONG ( Anredera cordifolia (Tenore) Steen.) TERHADAP TIKUS BETINA GALUR WISTAR. S3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
FITRI KURNIAWATI, COVER pdf.pdf
Download (1MB)
FITRI KURNIAWATI, BAB I pdf.pdf
Download (618kB)
FITRI KURNIAWATI, BAB II.pdf
Download (635kB)
FITRI KURNIAWATI, BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (709kB)
FITRI KURNIAWATI, BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
FITRI KURNIAWATI, BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (608kB)
FITRI KURNIAWATI, DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (684kB)
FITRI KURNIAWATI, LAMPIRAN pdf.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Daun binahong (
Anredera cordifolia
(Tenore) Steen.) merupakan salah
satu tanaman yang bisa digunakan sebagai obat.
Wardhani dan Sulistyani tahun 2012 juga
telah membuktikan bahwa ekstrak etil asetat dari daun binahong mengandung polifenol,
yang mempunyai efek antibakteri
terhadap
Shigella flexneri
8% b/v. Salep dari ekstrak
daun binahong yang telah diteliti oleh Paju
et al
(2013), juga dapat menyembuhkan luka
yang terinfeksi bakteri
Staphylococcus aureus
pada konsentrasi 20% dan 40%, dan
penyembuhan yang dihasilkan lebih efektif.
Ekstrak etanol daun binahong dengan dosis
50, 100 dan 200 mg/kg BB dapat menurunkan kadar kreatin sehingga dapat memperbaiki
gagal ginjal (Sukandar,
et
al., 2010), selain itu pada konsentrasi 4,25 mmol/100 g (segar)
dan 3,68 mmol/100 g (kering) daun binahong ini memiliki aktivitas antioksidan (Selawa
et al
, 2013)
.
Hermila (2011)
juga telah melapork
an bahwa pada
Kadar Bunuh Minimum
(KBM) 40%, ekstrak etanol daun binahong memiliki aktivitas sebagai antifungi terhadap
Candida albicans
, selanjutnya penelitian yang dilakukan
Orbayinah dan
Kartyanto
(2008) menunjukan bahwa pada konsentrasi 289,8 mL / 200
g BB jus daun binahong
dapat menurunkan efek hepatotoksisitas pada tikus yang diinduksi karbon tetraklorida.
Tujuan penelitian
: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis yang dapat
menimbulkan gejala toksik dan mengevaluasi pengaruh pemberian ekstrak etanol daun
binahong pada tikus betina galur wistar terhadap darah (jumlah eritrosit dan leukosit),
fungsi hati (GOT, GPT, bobot organ hati, gambaran mikroskopik hati) dan fungsi ginjal
(urea, bobot organ ginjal, gambaran mikroskopik ginjal) antara kelompok kontrol dan
kelompok perlakuan.
Metode penelitian
: Jenis penelitian ini adalah analisis eksperimental dimana peneliti
menganalisa toksisitas akut dari ekstrak etanol daun binahong (
Anredera cordifoli
a (Ten)
Steen.) secara
in vivo
dengan rancangan
randomized block design
, dimana hewan uji
dipilih secara acak dan memiliki kesempatan yang sama untuk diberikan perlakuan.
Hasil
: Rentang dosis ekstrak etanol daun binahong masih aman digunakan sampai dosis
2000 mg/kgBB dan LD
50
termasuk pada kategori 4 yaitu
berkisar > 300 mg/kg≤ 2000
mg/kg (GHS). Hasil analisis uji t tidak berpasangan dan uji t berpasangan menunjukan
ekstrak etanol daun binahong dengan dosis 2000 mg/kgBB mempengaruhi berat badan
hewan uji pada H+14, namun tidak mempengaruhi konsentrasi eritrosit, leukosit, nilai
biokimia darah (GOT, GPT, urea darah), bobot organ (P>0.05) dan histopatologi organ
hati dan ginjal. Hasil uji histopatologi organ hati menunjukkan adanya degenarasi
melemak pada kelompok kontrol dan perlakuan pada hari ke-14. Hewan uji mungkin
telah terjangkit penyakit hati (degenerasi melemak) sebelum pengujian. mengingat bahwa
degenerasi melemak tidak menimbulkan gejala yang signifikan.
Hasil histopatologi
organ ginjal tidak menunjukkan perubahan patologi seh
ingga ekstrak etanol daun
binahong 2000 mg/kg BB masih aman digunakan.
v
TOKSISITAS AKUT EKSTRAK...,
FITRI KURNIAWATI, FAKULTAS FARMASI UMP, 2014
7
Kesimpulan
: Hasil uji toksisitas ekstrak etanol daun binahong di duga mempengaruhi
berat badan hewan uji, namun tidak mempengaruhi gejala efek toksik, sel darah merah,
sel darah putih, GOT, GPT, bobot organ hati dan ginjal, juga gambaran histopatologi hati
dan ginjal pada tikus betina galur wistar.
Kata Kunci :
toksisitas akut, ekstrak e
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S3) |
| Additional Information: | Pembeimbing : Dr. Asmiyenti Djaliasrin Djalil., M.Si dan Anjar Mahardian Kusuma,, M.Sc.,Apt. |
| Uncontrolled Keywords: | toksisitas akut, ekstrak etanol daun binahong, Anredera cordifolia (Tenore) Steen. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Users 145 not found. |
| Date Deposited: | 18 Apr 2017 04:26 |
| Last Modified: | 01 Nov 2024 01:47 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1664 |
