LISTYANTI, DEKA (2015) KOMUNITAS TRADISI SADRANAN DI DESA PEKUNCEN KECAMATAN KROYA KABUPATEN CILACAP TAHUN 1990-2014. S3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
DEKA LISTYANTI, COVER.pdf
Download (1MB)
DEKA LISTYANTI, BAB I.pdf
Download (726kB)
DEKA LISTYANTI, BAB II.pdf
Download (762kB)
DEKA LISTYANTI, BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (860kB)
DEKA LISTYANTI, BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (618kB)
DEKA LISTYANTI, BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (603kB)
DEKA LISTYANTI, DAFTAR PUSTAKA .pdf
Download (674kB)
DEKA LISTYANTI, LAMPIRAN .pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Abstract
Penelitian ini berjudul “Komunitas Tradisi Sadranan di Desa Pekuncen,
Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap Tahun 1990-
2014”.
Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengungkap keadaan umum desa Pekuncen, prosesi tradisi
sadranan bagi masyarakat di desa Pekuncen, kemudian makna dan pengaruh dari
tradisi sadranan bagi komunitas tradisi sadranan desa Pekuncen. Metode yang
dig
unakan dalam penelitian ini adalah metode historis dengan menempuh
langkah-langkah heuristik (observasi, wawancara, dokumentasi), kritik
(verifikasi) yang meliputi kritik ekstern dan kritik intern, interpretasi (penafsiran),
dan historiografi (penulisan sejarah). Hasil penelitian ini adalah desa Pekuncen
mempun
yai arti yaitu
pepeg kunci
(kunci yang lengkap) atau disebut juga desa
kunci atau desa yang mengunci Raden Adipati Mangkupraja. Tokoh yang sangat
berperan dalam desa Pekuncen adalah Raden Adipati Mangkupraja. Jumlah
penduduk desa Pekuncen laki-laki 4173 jiwa, perempuan 4077 jiwa, usia 0-15
1655 jiwa, usia 15-65 5371 jiwa, dan usia 65 ke-atas 1224 jiwa. Tradisi
Sadranan
di desa Pekuncen masih dilestarikan dan dilaksanakan. Tidak heran jika faktor
sosial atau pemikiran mempengaruhi masyarakat desa Pekuncen tentang tradisi-
tradisi Jawa peninggalan nenek moyang. Mengenai pengaruh tradisi Jawa dalam
Sadranan
, masyarakat desa Pekuncen masih mempercayai pengaruh-pengaruh
kejawen yang sampai sekarang masih dilaksanakan. Adapun tradisi
Sadranan
masih sering dijumpai dengan menggunakan adat Jawa yang dipadukan dengan
pengaruh syariat Islam di setiap tahap-tahap pelaksanaannya. Masyarakat desa
Pekuncen masih menjaga tradisi Jawa ini sebagai bentuk untuk menghormati
peninggalan leluhur atau nenek moyang sebagai sarana untuk mempererat
hubungan antara sesama warga masyarakat desa Pekuncen.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S3) |
| Additional Information: | Pembimbing: Drs. Kartono, M.Si. dan Prof. Dr. Sugeng Priyadi, M.Hum. |
| Uncontrolled Keywords: | Komunitas, Tradisi, Sadranan. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LA History of education |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah S1 |
| Depositing User: | Users 145 not found. |
| Date Deposited: | 21 Apr 2017 07:14 |
| Last Modified: | 05 Nov 2024 01:56 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1509 |
