NUGRAHA, SANDI SURYA SAKTI (2021) WUJUD PRAGMATIK IMPERATIF DALAM TUTURAN PEDAGANG DAN PEMBELI SEMBAKO DI PASAR BINANGUN KABUPATEN CILACAP PADA JANUARI 2021. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
SANDI SURYA SAKTI NUGRAHA_COVER.pdf
Download (5MB)
SANDI SURYA SAKTI NUGRAHA_BAB 1.pdf
Download (905kB)
SANDI SURYA SAKTI NUGRAHA_BAB 2.pdf
Download (1MB)
SANDI SURYA SAKTI NUGRAHA_BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (873kB)
SANDI SURYA SAKTI NUGRAHA_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
SANDI SURYA SAKTI NUGRAHA_BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (825kB)
SANDI SURYA SAKTI NUGRAHA_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (847kB)
SANDI SURYA SAKTI NUGRAHA_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini berjudul Wujud Pragmatik Imperatif dalam Tuturan Pedagang dan Pembeli Sembako di Pasar Binangun Kabupaten Cilacap pada Januari 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud pragmatik imperatif dalam tuturan pedagang dan pembeli sembako di Pasar Binangun Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan 3 tahap penelitian, yaitu (1) tahap penyediaan data, (2) tahap penganalisaan data, dan (3) tahap penyajian hasil analisis data. Peneliti dalam mengumpulkan data penelitian menggunakan metode simak, dengan teknik dasar sadap dan teknik lanjutan simak bebas libat cakap (SBLC) dalam melakukan penelitian. Teknik yang digunakan adalah teknik rekam dan teknik catat. Peneliti mengamati atau menyimak tuturan komunikasi yang dilakukan oleh pedagang dan pembeli sembako di Pasar Binangun, Kabupaten Cilacap pada Januari 2021. Tahap analisi data yang digunakan oleh peneliti menggunakan metode padan dan agih, selanjutnya pada tahap penyajian hasil analisis data penelitian ini menggunakan metode penyajian informal.
Berdasarkan hasil analisis data, peneliti menyimpulkan bahwa wujud pragmatik imperatif pedagang dan pembeli sembako di Pasar Binangun Kabupaten Cilacap pada Januari 2021 sering muncul, namun tidak semua wujud pragmatik imperatif yang terdiri dari tujuh belas macam wujud pragmatik imperatif dituturkan oleh pedagang dan pembeli sembako. Wujud pragmatik imperatif yang muncul dalam tuturan pedagang dan pembeli sembako sebanyak empat belas, yaitu tuturan yang mengandung wujud pragmatik imperatif (1) perintah, (2) suruhan, (3) permintaan, (4) permohonan, (5) desakan, (6) bujukan, (7) imbauan, (8) persilaan, (9) permintaan izin, (10) mengizinkan, (11) larangan, (12) harapan, (13) ucapan selamat, (14) ngelulu. Sedangkan wujud pragmatik imperatif yang tidak muncul ada tiga jenis yaitu (1) ajakan, (2) umpatan, (3) anjuran.
| Dosen Pembimbing: | TUGIATI, TUTUT | nidn0017085901 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | imperatif, pedagang sembako, pembeli sembako |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia S1 |
| Depositing User: | wulan |
| Date Deposited: | 10 Nov 2022 03:22 |
| Last Modified: | 18 Nov 2024 03:35 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/14775 |
