PRANITASARI, RESITA (2016) PENGARUH RESIDENSIAL TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN HIPERTENSI PROGRAM PROLANIS PADA BEBERAPA PRAKTEK DOKTER KELUARGA DI KABUPATEN BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
RESITA PRANITASARI COVER.pdf
Download (824kB)
RESITA PRANITASARI BAB I.pdf
Download (616kB)
RESITA PRANITASARI BAB II.pdf
Download (645kB)
RESITA PRANITASARI BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (642kB)
RESITA PRANITASARI BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (600kB)
RESITA PRANITASARI BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (554kB)
RESITA PRANITASAI DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (658kB)
RESITA PRANITASARI LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Pravelensi hipertensi dilaporkan semakin meningkat sebesar 25-55% di
negara maju. Kepatuhan rata-rata pasien pada pengobatan jangka panjang
penyakit kronis di negara maju sebesar 50%, sementara di negara berkembang
kemungkinan jauh lebih rendah, sehingga menjadi penghalang tercapainya
tekanan darah yang terkontrol dan komplikasi penyakit jantung. Salah satu
pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat hipertensi adalah
residensial, sehingga diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang
pengobatan. Program prolanis seharusnya diikuti dengan fasilitas residensial
sesuai yang tertera pada Permenkes nomor 35 tahun 2014. Namun kunjungan ini
belum banyak diterapkan, Hal inilah yang meningkatkan resiko ketidakpatuhan
dalam meminum obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada
pengaruh residensial terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi dan
melihat apakah residensial memungkinkan untuk dilakukan ditinjau dari segi
biaya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan
penelitan menggunakan the static group:randomized control group only design.
Penelitian ini menggunakan 35 responden untuk kelompok intervensi berupa
residensial dan 35 responden untuk kelompok kontrol. Hasil yang diperoleh dari
uji Chi-Square yaitu nilai p value sebesar 0.000 yang berarti nilai p value kurang
dari 0.05 yang artinya pemberian residensial berpengaruh terhadap kepatuhan
minum obat pasien hipertensi program prolanis pada praktek dokter keluarga di
Kabupaten Banyumas. Biaya total yang dikeluarkan untuk memberikan
residensial sebesar Rp 270.000,00 untuk 35 responden, sedangkan biaya jasa yang
didapat apoteker sebesar Rp 875.000,00 , hal ini menunjukan residensial
memungkinkan untuk diterapkan oleh apoteker ditinjau dari segi biaya.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Anjar Mahardian Kusuma, M.Sc., Apt dan Wahyu Utaminingrum, M.SC., Apt |
| Uncontrolled Keywords: | Hipertensi, Residensial, Kepatuhan, Prolanis. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Riski Wismana |
| Date Deposited: | 08 Apr 2017 02:46 |
| Last Modified: | 09 Dec 2024 03:00 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1427 |
