RISMAWANTO, WIIT (2016) ANALISIS PROFITABILITAS USAHATANI CABAI MERAH (Capsicum annuum) DI DESA GOMBONG KECAMATAN BELIK KABUPATEN PEMALANG. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
COVER_WIT RISMAWANTO_AGRIBISNIS'16.pdf

Download (1MB)
Text
BAB I_WIT RISMAWANTO_AGRIBISNIS'16.pdf

Download (714kB)
Text
BAB II_WIT RISMAWANTO_AGRIBISNIS'16.pdf

Download (962kB)
Text
BAB III_WIT RISMAWANTO_AGRIBISNIS'16.pdf
Restricted to Registered users only

Download (838kB)
Text
BAB IV_WIT RISMAWANTO_AGRIBISNIS'16.pdf
Restricted to Registered users only

Download (741kB)
Text
BAB V_WIT RISMAWANTO_AGRIBISNIS'16.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
BAB VI_WIT RISMAWANTO_AGRIBISNIS'16.pdf
Restricted to Registered users only

Download (613kB)
Text
DAFTAR PUSTAKA_WIT RISMAWANTO_AGRIBISNIS'16.pdf

Download (634kB)
Text
LAMPIRAN_WIT RISMAWANTO_AGRIBISNIS'16.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: biaya produksi, titik impas
(Break Even Point) dan profitabilitas usahatani cabai merah (Capsicum annuum)
di Desa Gombong, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Penelitian ini
menggunakan metode purposive sampling terhadap 60 sampel petani cabai merah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi usahatani cabai
merah di Desa Gombong, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang dibagi menjadi
dua yaitu biaya tetap dan biaya variabel. Rata-rata total biaya tetap dalam
usahatani cabai merah sebesar Rp 2.546.049,325/Ut/Mt, sedangkan rata-rata biaya
varibel sebesar Rp. 23.916.678/Ut/Mt. Jadi rata-rata total biaya produksi dalam
usahatani cabai merah adalah sebesar Rp.26.462.727,325/Ut/Mt, adapaun biaya
produksi per kg yang dikeluarkan oleh petani usahatani cabai merah di Desa
Gombong, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang sebesar Rp 11.132,825/kg.
Titik impas (break even point) berarti suatu keadaan dimana perusahaan
tidak mengalami laba dan juga tidak mengalami rugi, artinya seluruh biaya yang
dikeluarkan untuk kegiatan produksi itu dapat ditutupi oleh penghasilan
penjualan. Total biaya (biaya tetap dan biaya variabel) sama dengan total
penjualan, sehingga tidak terjadi laba dan juga kerugian. Dalam penelitian ini
usahatani cabai merah di Desa Gombong, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang
mencapai titik impas pada saat petani menjual cabai merah rata-rata 1.301,111 kg
dengan nilai penjualan sebesar Rp. 3.041.874,940.
Profitabilitas merupakan kemampuan suatu perusahaan dalam
menghasilkan keuntungan (profit) pada tingkat penjualan, aset, dan modal saham
tertentu. Dalam penelitian ini usahatani cabai merah di Desa Gombong,
Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang mendapat keuntungan sebesar 14,547 %.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Sulistyani Budiningsih, S.P, M.P dan Watemin, S.P, M.P.
Uncontrolled Keywords: Profitabilitas, Break Even Point, Usahatani
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian dan Perikanan > Agribisnis S1
Depositing User: Iin Hayuningtyas
Date Deposited: 08 Apr 2017 01:03
Last Modified: 06 Jan 2025 01:26
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1409

Actions (login required)

View Item
View Item