NURROHMAT, MUCHAMAD (2016) PERKEMBANGAN DAKWAH ISLAM DI DESA KALIORI KECAMATAN KALIBAGOR KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 1980-2015. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
COVER_MUCHAMAD NURROHMAT_SEJARAH'16.pdf
File Pdf (1MB)
BAB I_MUCHAMAD NURROHMAT_SEJARAH'16.pdf
File Pdf (891kB)
BAB II_MUCHAMAD NURROHMAT_SEJARAH'16.pdf
File Pdf (839kB)
BAB III_MUCHAMAD NURROHMAT_SEJARAH'16.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (774kB)
BAB IV_MUCHAMAD NURROHMAT_SEJARAH'16.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (964kB)
BAB V_MUCHAMAD NURROHMAT_SEJARAH'16.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (728kB)
DAFTAR PUSTAKA_MUCHAMAD NURROHMAT_SEJARAH'16.pdf
File Pdf (837kB)
LAMPIRAN_MUCHAMAD NURROHMAT_SEJARAH'16.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (6MB)
Abstract
Penelitian ini berjudul “Perkembangan Dakwah Islam di Desa Kaliori Kecamatan
Kalibagor Kabupaten Banyumas Tahun 1980 – 2015”. Penelitian ini bertujuan untuk 1)
mengungkap sejarah dakwah Islam di desa Kaliori, 2) kehidupan beragama masyarakat desa
Kaliori, dan 3). perkembangan dakwah Islam di desa Kaliori tahun 1980 – 2015. Penelitian
ini dilaksanakan menggunakan empat tahap metode sejarah yaitu 1) heuristik, pengumpulan
sumber dengan menggunakann teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, 2) kritik
(verifikasi), pengkajian sumber terbagi menjadi dua, kritik ekstern (mengkaji keontetikan
sumber), dan kritik intern (memeriksa kredibilitas isi sumber), 3) interpretasi (penafsiran)
terhadap data tersebut, dan 4) historiografi (penulisan sejarah).
Hasil penelitian ini adalah dakwah Islam pertama kali dilakukan di desa Kaliori oleh
Haji Muhammad Soleh. Beliau memiliki karisma tinggi dan dihormati warga. Desa Kaliori
memiliki luas wilayah 1440,078 Hektar yang secara administratif memiliki 5 dusun, yaitu
dusun Congot, dusun Kaliori, dusun Kaligebang Kulon, dusun Kaligebang Wetan, dan dusun
Wogen. Jumlah Penduduk desa Kaliori yaitu 10.644 Jiwa dengan komposisi 5.415 Jiwa
penduduk laki – laki dan 5.229 Jiwa penduduk perempuan. Dalam kehidupan beragama,
Pemerintah dan masyarakat desa Kaliori sangat menghargai perbedaan dan memiliki rasa
toleransi yang tinggi. Masyarakat muslim di desa Kaliori sering memperingati hari hari besar
Islam seperti tahun baru Islam, Maulid Nabi, Isra Mi’raj, Nuzulul Quran, Idul Fitri, Idul
Adha. Pemeluk agama lainnya juga dibebaskan merayakan hari besar agamanya baik di desa
Kaliori maupun diluar desa Kaliori. Perkembangan dakwah Islam di desa Kaliori tahun 1980
– 1990 mengalami tantangan besar, yaitu adanya Kristenisasi yang dilatar belakangi
diresmikannya Gua Maria. Untuk menghadapi Kristenisasi, para da’i membangun masjid –
masjid di desa Kaliori dan memberikan bantuan terhadap masyarakat desa Kaliori untuk
membendung pengaruh Kristenisasi. Munculnya Yayasan Nurul Umah dan Lembaga
Dakwah Islam Indonesia anak cabang Desa Kaliori juga dilatar belakangi oleh keprihatinan
terhadap kondisi dakwah Islam yang saat itu kurang berkembang dan munculnya Kristenisasi
di desa Kaliori. Perkembangan dakwah Islam di desa Kaliori periode 2010 - 2015 mengalami
perkembangan yang pesat, Para da’i menyebarkan agama Islam melalui berbagai metode
yang beraneka ragam.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing: Drs. Suwarno, M.Si., dan Prof. Dr. Sugeng Priyadi, M.Hum. |
| Uncontrolled Keywords: | Perkembangan, Dakwah Islam, dan Desa Kaliori |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah S1 |
| Depositing User: | Iin Hayuningtyas |
| Date Deposited: | 03 Apr 2017 03:11 |
| Last Modified: | 26 Nov 2024 06:20 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1206 |
