Syahidah, Azka Zakiya (2019) Komunikasi Interpersonal Pada Pasangan Yang Menikah Melalui Ta’aruf. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
AZKA ZAKIYA SYAHIDAH COVER.pdf

Download (1MB)
Text
AZKA ZAKIYA SYAHIDAH BAB I.pdf

Download (1MB)
Text
AZKA ZAKIYA SYAHIDAH BAB II.pdf

Download (1MB)
Text
AZKA ZAKIYA SYAHIDAH BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
AZKA ZAKIYA SYAHIDAH BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
AZKA ZAKIYA SYAHIDAH BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (958kB)
Text
AZKA ZAKIYA SYAHIDAH DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
Text
AZKA ZAKIYA SYAHIDAH LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Pasangan yang menikah melalui ta’aruf saat awal proses pernikahan
menggunakan mediator dalam berkomunikasi sehingga komunikasi interpersonal
dirasa penting untuk diteliti. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji proses
komunikasi interpersonal pasca menikah pada pasangan yang menikah melalui
ta’aruf.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan
pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara dan
observasi terhadap 3 pasang informan primer yaitu suami istri yang menikah
melalui ta’aruf dan 3 informan sekunder. Teknik pengambilan sampel yang
digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan kriteria
individu yaitu pasangan yang menikah melalui ta’aruf, status pernikahan di
bawah 10 tahun dan berdomisili di kabupaten Banyumas. Analisis data yang
digunakan adalah analisis model interaktif.
Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proses komunikasi
interpersonal yang terjadi kepada tiga pasangan tidak jauh berbeda. Masingmasing
dari pasangan melakukan komunikasi secara bertahap dan pelan-pelan
sehingga bisa terbuka satu sama lain. Komunikasinya terbangun melalui aspekaspek
keterbukaan (openness), empati (emphaty), dukungan (supportivenness),
sikap positif (positivenness) dan kesetaraan (equality). Secara khusus untuk
pasangan 1, aspek keterbukaan (openness), empati (emphaty), dukungan
(supportivenness), dan kesetaraan (equality) sudah terpenuhi. Sedangkan untuk
pasangan 2, aspek keterbukaan (openness) keduanya sudah terbuka namun tidak
langsung diutarakan pada pasangan, pada aspek empati (emphaty) keduanya
masih belajar memahami emosi pasangan, pada aspek dukungan
(supportivenness) keduanya mudah dalam mengkritik namun belum bisa
berfikiran terbuka ketika di kritik, pada aspek sikap positif (positivenness) MD
menghormati pasangan ketika berkomunikasi namun AS belum bisa menghormati
pasangan dan untuk aspek kesetaraan (equality) masih ada perasaan unggul satu
sama lain. Pada pasangan yang ketiga pada aspek keterbukaan (openness) TS
lebih bisa terbuka pada pasangan namun MIF lebih memilih diam tidak
diutarakan, pada aspek empati (emphaty) keduanya belum bisa melihat masalah
dari sudut pandang pasangan, pada aspek dukungan (supportivenness) TS sudah
mengkritik pasangan namun melihat kondisi pasangan sedangkan MIF terkadang
disampaikan, pada aspek sikap positif (positivenness) TS menghormati pasangan
ketika berkomunikasi namun MIF sesuai kondisi sehngga ada yang direspon dan
ada juga yang tidak dan pada aspek kesetaraan (equality) keduanya masih ada
perasaan unggul satu sama lain.

Dosen Pembimbing: Septiningsih, Dyah Siti | unspecified
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: komunikasi interpersonal, pasangan suami-istri, ta’aruf
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi S1
Depositing User: Nur Hardiansyah
Date Deposited: 08 Feb 2022 03:56
Last Modified: 17 Mar 2025 07:07
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/10583

Actions (login required)

View Item
View Item