YOLANDA, RISKI (2020) TINDAK TUTUR PERLOKUSI DALAM TUTURAN GURU YANG BERMAKNA PRAGMATIK IMPERATIF PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 1 BATURRADEN. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Riski Yolanda_JUDUL.pdf
Download (2MB)
Riski Yolanda_BAB I.pdf
Download (768kB)
Riski Yolanda_BAB II.pdf
Download (1MB)
Riski Yolanda_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (766kB)
Riski Yolanda_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Riski Yolanda_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (679kB)
Riski Yolanda_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (687kB)
Riski Yolanda_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian berjudul “Tindak Tutur Perlokusi dalam Tuturan Guru yang Bermakna Pragmatik Imperatif dalam Pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Baturraden” ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana tindak tutur perlokusi yang ada dalam tuturan guru yang bermakna pragmatik imperatif saat mengajar di kelas VII SMP Negeri 1 Baturraden. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VII A, B, G, dan H. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2019 di SMP Negeri 1 Baturraden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tuturan bermakna pragmatik imperatif guru yang mengandung tindak tutur perlokusi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap, rekam, dan catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Pilah Unsur Penentu (PUP). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur perlokusi yang terdapat dalam tuturan guru bermakna pragmatik imperatif terdiri lebih dari satu tindak tutur perlokusi. Tindak tutur perlokusi yang ada dalam tuturan bermakna pragmatik imperatif terdiri dari (1) membuat siswa melakukan sesuatu, (2) membuat siswa tahu, (3) membuat siswa berpikir, (4) menakuti, (5) mengalihkan perhatian, (6) menarik perhatian, (7) melegakan, (8) mengilhami, (9) membujuk, dan (10) mendorong. Berdasarkan hasil penelitian pada pembelajaran di kelas VII A, B, G, dan H SMP Negeri 1 Baturraden, tindak tutur perlokusi yang diwujudkan dalam tuturan guru bermakna pragmatik imperatif memiliki fungsi untuk membuat siswa aktif dalam pembelajaran.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Dr. Furqanul Aziez, M.Pd. |
| Uncontrolled Keywords: | Tindak Tutur Perlokusi; Pragmatik; Imperatif |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia S1 |
| Depositing User: | Bandriyah . |
| Date Deposited: | 10 Sep 2020 06:25 |
| Last Modified: | 10 Sep 2020 06:25 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/10075 |
