KAJIAN PEMBERIAN ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI AIR KELAPA DAN EKSTRAK BAWANGMERAH (Allium cepa) PADA PERTUMBUHAN STEK LADA PERDU (Piper nigrum L.)

KIRMAN, . (2016) KAJIAN PEMBERIAN ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI AIR KELAPA DAN EKSTRAK BAWANGMERAH (Allium cepa) PADA PERTUMBUHAN STEK LADA PERDU (Piper nigrum L.). Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
KIRMAN_COVER.pdf

Download (985kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KIRMAN_BAB I.pdf

Download (628kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KIRMAN_BAB II.pdf

Download (730kB) | Preview
[img] Text
KIRMAN_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (738kB)
[img] Text
KIRMAN_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (742kB)
[img] Text
KIRMAN_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (613kB)
[img]
Preview
Text
KIRMAN_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (681kB) | Preview
[img] Text
KIRMAN_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Kajian Pemberian Zat PengaturTumbuh Alami Air Kelapa dan Ekstrak Bawang Merah (Alium Cepa) pada Pertumbuhan Stek Lada Perdu (Piper Nigrum L). Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh pemberian air kelapa dan pemberian ekstrak bawang merah terhadap keberhasilan stek tanaman lada perdu, mengetahui konsentrasi air kelapa dan ekstrak bawang merah yang memberikan pengaruh paling baik pada stek tanaman lada perdu, mengetahui interaksi pemberian konsentrasi air kelapa dan ekstrak bawang merah terhadap keberhasilan stek tanaman lada perdu. Penelitian dilaksanakan di Desa Dukuh waluh Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas mulai bulan April sampai dengan bulan Juni 2016, Menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu: pemberian air kelapa dengan 4 taraf yaitu A0= Tanpa pemberian (kontrol) A1= Konsentrasi 20 % (80 ml air aquadest),A2= Konsentrasi 25 % (75 ml air aquadest), A3= Konsentrasi 30 % (70 ml air aquadest). Faktor kedua pemberian ekstrak bawang merah dengan 4 taraf yaitu B0 = Tanpa pemberian (kontrol) 0, B1= Konsentrasi 40 % (60 ml air aquadest), B2= Konsentrasi 50 % (50 ml air aquadest), B3= Konsentrasi 60 % (40 ml airaquadest). Dari dua faktor di atas terdapat 16 kombinasi perlakuan, masing-masing diulang sebanyak 3 kali, dan satu perlakuan terdiri dari 9 polibag sehingga menghasilkan 432 tanaman.Variabel yang di amati yaitu: Saat Tumbuh tunas, Jumlah tunas, Saat tumbuh daun, Jumlah daun, Saat tumbuh Akar, Jumlah akar, panjang akar, presentase stek hidup. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian air kelapa dan ekstrak bawang merah tidak berpengaruh secara nyata terhadap semua variabel pengamatan, konsentrasi pemberian air kelapa yang memberikan pengaruh paling baik terhadap presentase hidup stek tanaman lada perdu pada perlakuan A3 dengan konsentrasi air kelapa 30 %, dan untuk pemberian ekstrak bawang merah pada perlakuan B3 yaitu dengan konsentrasi 60 %, tidak terjadi interaksi secara nyata antara pemberian air kelapa dan ekstrak bawang merah terhadap semua variabel pengamatan. Kata kunci : Air Kelapa, Ekstrak Bawang Merah, Stek Lada Perdu

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Ir. Aman Suyadi M.P, dan Anis Shofiyani, SP., MP,
Uncontrolled Keywords: Air Kelapa, Ekstrak Bawang Merah, Stek Lada Perdu
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: eko wahyudi
Date Deposited: 13 Nov 2019 03:21
Last Modified: 13 Nov 2019 03:21
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/9704

Actions (login required)

View Item View Item