HUBUNGAN ANTARA INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN DAN LAMANYA MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI INTRADIALITIK PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RSUD BANYUMAS

AJI, RIZKI BAYU (2019) HUBUNGAN ANTARA INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN DAN LAMANYA MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI INTRADIALITIK PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RSUD BANYUMAS. Bachelor thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

[img]
Preview
Text
Rizki Bayu Aji COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Rizki Bayu Aji BAB I.pdf

Download (257kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Rizki Bayu Aji BAB II.pdf

Download (289kB) | Preview
[img] Text
Rizki Bayu Aji BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (382kB)
[img] Text
Rizki Bayu Aji BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (297kB)
[img] Text
Rizki Bayu Aji BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (120kB)
[img]
Preview
Text
Rizki Bayu Aji DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (360kB) | Preview
[img] Text
Rizki Bayu Aji LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi Intradialitik adalah salah satu komplikasi kardiovaskuler pada pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) yang menjalani hemodialisis rutin dengan insidensi 5-15%. Pasien dengan hipertensi intradialitik berpeluang dirawat inap dan mengalami kematian selama enam bulan. Faktor Interdialytic Weight Gain (IDWG), Ureum Reduction Ratio (URR), Residual Renal Function (RRF), lama hemodialisis, dan jumlah obat anti hipertensi berkaitan dengan kejadian hipertensi intradialitik. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara Interdialytic Weight Gain dan lamanya menjalani terapi hemodialisa dengan kejadian Hipertensi Intradialitik pada pasien penyakit ginjal kronik di RSUD Banyumas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, desain observasional analitik dengan jumlah sampel 86 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi menggunakan uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara IDWG dan lamanya menjalani HD dengan Hipertensi Intradialitik. Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square, diperoleh p value IDWG 0,504 dan lamanya menjalani HD 0,518. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara Interdialytic Weight Gain dan lamanya menjalani terapi hemodialisa dengan kejadian Hipertensi Intradialitik pada pasien penyakit ginjal kronik di RSUD Banyumas.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing : Ns. Nur Isnaini, S.Kep., M.Kep
Uncontrolled Keywords: IDWG, Lamanya menjalani terapi Hemodialisa, Hipertensi Intradialitik.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Roni Purwantoro
Date Deposited: 06 Nov 2019 06:30
Last Modified: 06 Nov 2019 06:30
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/9640

Actions (login required)

View Item View Item