KELEKATAN IBU PADA ANAK ASUH (STUDI KASUS PADA PENGASUHAN ANAK KARENA PENELANTARAN)

MARLINA, LARAS NUR (2019) KELEKATAN IBU PADA ANAK ASUH (STUDI KASUS PADA PENGASUHAN ANAK KARENA PENELANTARAN). Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Laras Nur Marlina_JUDUL.pdf

Download (997kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Laras Nur Marlina_BAB I.pdf

Download (707kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Laras Nur Marlina_BAB II.pdf

Download (721kB) | Preview
[img] Text
Laras Nur Marlina_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (629kB)
[img] Text
Laras Nur Marlina_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (757kB)
[img] Text
Laras Nur Marlina_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (611kB)
[img]
Preview
Text
Laras Nur Marlina_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (613kB) | Preview
[img] Text
Laras Nur Marlina_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (907kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengkaji proses kelekatan yang terjalin antara ibu pada anak asuh dengan latar belakang terlantar. Fokus penelitian ini adalah kelekatan ibu pada anak asuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini sejumlah 2 orang informan. Kredibilitas data yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan triangulasi dengan metode. Hasil penelitian ini adalah kedua informan berbeda-beda dalam menjalin kelekatan. 1).Attachment behavior menunjukkan, informan 1 melakukan kegiatan bersama sehari-hari seperti mengobrol, dan melakukan suatu yang menjadi kesukaan anak asuh seperti mengajak jalan-jalan ke suatu pusat perbelanjaan, dan membantu menyelesaikan masalahnya. Sedangkan informan 2 lebih kepada sering mengajaknya berdiskusi, berbincang dan membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi anak asuhnya. 2). Attachment bond menunjukkan, informan 1 merasa senang setelah memutuskan untuk mengasuh anak asuhnya karena hingga kini belum dikaruniai keturunan, dan muncul perasaan sedih apabila anak asuhnya suatu waktu meninggalkan informan. Sedangkan informan 2, merasa senang ketika anak asuhnya mulai dekat dengan dirinya, dan merasa kesepian juga sedih apabila berpisah dengan anak asuhnya. 3). Attachment behavioral system menunjukkan, informan 1 memberikan kasih sayang dan perhatian dengan berusaha memberikan yang terbaik pada anak asuhnya misalnya dengan menyekolahkan, memberi fasilitas yang layak dengan mencukupi sandang, pangan dan papannya, menanyakan keadaan anak asuhnya apabila terjadi perubahan perilaku, dan memberikan reward apabila anak mencapai sebuah prestasi. Sedangkan informan 2, menjamin pendidikan anak asuhnya dengan membantu menyekolahkan hingga akhir, memantau dan menyemangati ketika waktu ujian. Dalam mempertahankan kedekatan dengan anak asuhnya, informan 1 menjaga komunikasi, mengerti apa yang menjadi kesukaan anak asuhnya. Sedangkan informan 2 menjaga komunikasi, dan mengerti apa yang membuat anak asuh tidak jenuh dengan memberi waktu untuk melakukan hobinya. Terjalinnya kelekatan antara ibu dengan anak asuh didukung dengan anak asuh dari masing-masing informan berpendapat sama bahwa dirinya lebih memilih tinggal dengan ibu asuhnya dibanding harus kembali kepada orang tuanya atau pengasuh sebelumnya.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Suwarti, S.Psi., M.Si.
Uncontrolled Keywords: Anak Asuh; Kelekatan; Pengasuhan Ibu
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Bandriyah .
Date Deposited: 07 Sep 2019 02:34
Last Modified: 07 Sep 2019 02:34
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/9201

Actions (login required)

View Item View Item