PENGARUH AGENSI HAYATI (Trichoderma sp, Gliocladium sp dan Pseudomoas fluorescens) DALAM MENEKAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN PISANG MAS (Musa paradisiaca) DI LAHAN TERINFEKSI

ADITYA, FANDY RIZKI (2018) PENGARUH AGENSI HAYATI (Trichoderma sp, Gliocladium sp dan Pseudomoas fluorescens) DALAM MENEKAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN PISANG MAS (Musa paradisiaca) DI LAHAN TERINFEKSI. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Fandy Rizki Aditya_JUDUL.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Fandy Rizki Aditya_BAB I.pdf

Download (647kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Fandy Rizki Aditya_BAB II.pdf

Download (855kB) | Preview
[img] Text
Fandy Rizki Aditya_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (863kB)
[img] Text
Fandy Rizki Aditya_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (821kB)
[img] Text
Fandy Rizki Aditya_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (634kB)
[img]
Preview
Text
Fandy Rizki Aditya_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (757kB) | Preview
[img] Text
Fandy Rizki Aditya_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui pengaruh agensi hayati (Trichoderma sp, Gliocladium sp dan Pseudomonas fluorescens) dalam menekan penyakit layu Fusarium pada tanaman pisang mas pada lahan terinfeksi. (2) Mengetahui pengaruh agensi hayati(Trichoderma sp, Gliocladium sp dan Pseudomonas fluorescens) terhadap pertumbuhan tanaman pisang mas di lahan terinfeksi Fusarium Penelitian ini di laksanakan di lahan endemi penyakit layu Fusarium yang berlokasi di Desa Pamijen, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas. Dengan ketinggian tempat 175-200 m diatas permukaan laut. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Mei 2014 – Februari 2015. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktor yang dicoba adalah variasi agensi hayati yang terdiri dari 7 taraf : Kontrol (K.0) Trichoderma sp dengan dosis 50 g/lubang tanam (T.50), Trichoderma sp dengan dosis 100 g/lubang tanam (T.100), Gliocladium sp dengan dosis 25 g/lubang tanam (G.25), Gliocladium sp dengan dosis 50 g/lubang tanam (G.50), Pseudomonas fluorescens dengan dosis 20 ml/ 1 air (P.20), Pseudomonas fluorescens dengan dosis 30 ml/ 1 air (P.30) Pemberian agensi hayati (Trichoderma sp, Gliocladium sp dan pseudomonas flourescens) selama penelitian memberikan penekanan serangan penyakit layu fusarium ditunjukan dengan tidak munculnya penyakit layu (0%) yaitu pada perlakuan T.100 (Trichoderma sp dengan dosis 100 g/lubang tanam) memberikan hasil terbaik yaitu tahan terhadap serangan penyakit dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Hasil pertumbuhan tanaman pisang dengan menggunakan agensi hayati (Trichoderma sp, Gliocladium sp dan pseudomonas flourescens) menunjukan hasil pertumbuhan yang baik ditunjukan dari variabel pertumbuhan tanaman pisang yang meliputi tinggi tanaman diameter batang, jumlah daun secara periodik menunjukkan agensi hayati berpengaruh terhadap diameter batang dan tinggi tanaman, tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah daun.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Anis Shofiyani, S.P., M.P dan Ir. Aman Suyadi, M.P.
Uncontrolled Keywords: Fusarium Oxysporum, Trichoderma sp, Gliocladium sp and pseudomonas flourescens
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Bandriyah .
Date Deposited: 19 Jul 2019 01:09
Last Modified: 19 Jul 2019 01:09
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/8797

Actions (login required)

View Item View Item