ANALISIS CEMARAN MIKROBA PADA SAMPEL SIMPLISIA SAMBILOTO, TEMULAWAK DAN KUNYIT DI TIGA TEMPAT PENJUALAN SIMPLISIA DI PURBALINGGA

ERLANGGA, SURYA (2016) ANALISIS CEMARAN MIKROBA PADA SAMPEL SIMPLISIA SAMBILOTO, TEMULAWAK DAN KUNYIT DI TIGA TEMPAT PENJUALAN SIMPLISIA DI PURBALINGGA. Other thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
SURYA ERLANGGA COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
SURYA ERLANGGA BAB I.pdf

Download (638kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SURYA ERLANGGA BAB II.pdf

Download (698kB) | Preview
[img] Text
SURYA ERLANGGA BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (665kB)
[img] Text
SURYA ERLANGGA BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (990kB)
[img] Text
SURYA ERLANGGA BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (622kB)
[img]
Preview
Text
SURYA ERLANGGA DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (609kB) | Preview
[img] Text
SURYA ERLANGGA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Hasil riset pemanfaatan jamu oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2010 menunjukkan bahwa 59,12% dari orang menggunakan jamu dan 95,6% masyarakat mengaku jamu bermanfaat bagi kesehatan. Simplisia adalah bahan baku jamu. Standar simplisia yang baik sudah ditetakan ada Farmakoe Indonesia Ed VI, salah satu persyaratan adalah cemaran mikroba. Yang ditunjukan oleh angka lempeng total ≤106 koloni / g, kapang ≤104 koloni / g dan bakteri patogen seperti (Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella sp dan Staphylococcus aureus) harus negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan cemaran mikroba pada sampel simplisia di tempat penjualan simplisia di Purbalingga. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menguji angka lempeng total (ALT), penetapan kapang, pewarnaan gram, uji indol, uji metil red, uji voges-proskauer, uji oksidase, uji most probable number, Salmonella sp dan Pseudomonas aeruginosa pada 3 sampel simplisia kunyit, sambiloto dan temulawak yang diambil dari 3 toko. Hasil dari 3 sampel simplisia yang telah di uji, angka lempeng total dan kapang memenuhi persyaratan BPOM No 12 Tahun 2014. Semua sampel temulawak dan kunyit dalam uji most probable number dari toko A, B dan C terindikasi mengandung bakteri koliform, sampel simplisia temulawak dari toko A terindikasi bakteri Salmonella, sampel sambiloto dari toko C terindikasi Pseudomonas aeruginosa. Dapat disimpulkan bahwa simplisia yang diuji terindikasi bakteri pathogen, sehingga tidak memenuhi persyaratan simplisia yang baik menurut BPOM No 12 Tahun 2014.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: 1. Dr. Nunuk Aries Nurulita, M.Si., Apt 2. Elza Sundhani, M.Sc., Apt
Uncontrolled Keywords: Cemaran mikroba, simplisia, Salmonella sp. Pseudomonas aeruginosa, Koliform.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Roni Purwantoro
Date Deposited: 14 Feb 2019 06:26
Last Modified: 14 Feb 2019 06:26
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/8558

Actions (login required)

View Item View Item