HUBUNGAN ANTARA SIKAP BAHASA DAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN KEMAMPUAN MENGINTERPRETASI TEKS ANEKDOT

SUHENDRO, ALI (2018) HUBUNGAN ANTARA SIKAP BAHASA DAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN KEMAMPUAN MENGINTERPRETASI TEKS ANEKDOT. Masters thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
ALI SUHENDRO_COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ALI SUHENDRO_BAB I.pdf

Download (811kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ALI SUHENDRO_BAB II.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
ALI SUHENDRO_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
ALI SUHENDRO_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
ALI SUHENDRO_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (902kB)
[img]
Preview
Text
ALI SUHENDRO_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
ALI SUHENDRO_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara: (1) sikap bahasa dan kemampuan menginterpretasi teks anekdot (2) kemampuan membaca pemahaman dan kemampuan menginterpretasi teks anekdot, dan (3) sikap bahasa dan kemampuan membaca pemahaman secara bersama-sama dengan kemampuan menginterpretasi teks anekdot.Penelitian ini dilaksanakan di SMK Diponegoro Majenang Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap bulan Oktober sampai dengan Desember 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini adalah SMK Diponegoro Majenang kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap. Sampel berjumlah 148 orang yang diambil dengan carasampleNomogram dari Harry King. Instrumen untuk mengumpulkan data adalah tes kemampuan menginterpretasi teks anekdot, kuesioner sikap bahasa tes dan kemampuan membaca pemahaman. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik statistik regresi dan korelasi (sederhana, ganda). Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) ada hubungan positif antara sikap bahasa dan kemampuan Menginterpretasi teks anekdot (ry.1 = 0,458 pada taraf nyata α = 0,05 dengan N= 148 di mana rt = 7,050); (2) ada hubungan positif antara kemampuan membaca pemahaman dan kemampuan menginterpretasi teks anekdot (ry.2 = 0,631 pada taraf nyata α = 0,05 dengan N= 148 di mana rt = 9,71); dan (3) ada hubungan positif antara sikap bahasa dan kemampuan membaca pemahaman secara bersama-sama dengan kemampuan menginterpretasi teks anekdot (Ry.12 =0,667 pada taraf nyata α = 0,05 dengan N= 148 di manaFo= 57, 973).Dari hasil penelitian di atas dapat dinyatakan bahwa secara bersama-sama antara sikap bahasa dan kemampuan membaca pemahaman memberikan sumbangan yang berarti kepada kemampuan menginterpretasi teks anekdot. Ini menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut dapat menjadi prediktor yang baik bagi kemampuan menginterpretasi teks anekdot.Dilihat dari kuatnya hubungan tiap variabel prediktor (bebas) dengan variabel respons (terikat), hubungan kemampuan membaca pemahaman dan kemampuan menginterpretasi teks anekdot lebih kuat dibandingkan dengan hubungan antara sikap bahasa dan kemampuan interpretasi teks anekdot. Ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman dapat menjadi prediktor yang lebih baik daripada sikap bahasa. Kenyataan ini membawa konsekuensi dalam pengajaran kemampuan menginterpretasi teks anekdot, guru perlu lebih memprioritaskan aspek kemapuan membaca pemahaman dalam mengembangkan kemampuan menginterpretasi teks anekdot daripada aspek sikap bahasa.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Kuntoro, M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Sikap Bahasa, Membaca Pemahaman, Teks Anekdot
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Program Pascasarjana > Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Amri H
Date Deposited: 14 Feb 2019 06:07
Last Modified: 14 Feb 2019 06:07
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/8555

Actions (login required)

View Item View Item