IMUNOGENISITAS HEAT KILLED Aeromonas hydrophila STRAIN GPl-02, GL-01, DAN GJ-01 PADA IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus)

INAYATI, HANI (2016) IMUNOGENISITAS HEAT KILLED Aeromonas hydrophila STRAIN GPl-02, GL-01, DAN GJ-01 PADA IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus). Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
COVER_HANI INAYATI_BIOLOGI'16.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I_HANI INAYATI_BIOLOGI'16.pdf

Download (632kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II_HANI INAYATI_BIOLOGI'16.pdf

Download (724kB) | Preview
[img] Text
BAB III_HANI INAYATI_BIOLOGI'16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (734kB)
[img] Text
BAB IV_HANI INAYATI_BIOLOGI'16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (843kB)
[img] Text
BAB V_HANI INAYATI_BIOLOGI'16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (619kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA_HANI INAYATI_BIOLOGI'16.pdf

Download (705kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN_HANI INAYATI_BIOLOGI'16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) adalah salah satu spesies ikan air tawar yang memiliki prospek yang baik untuk dibudidayakan. Dalam proses budidaya masih terdapat kendala yaitu penyakit. Salah satu penyebab penyakit utama pada lele dumbo adalah bakteri A. hydrophila dan penyakit yang disebabkannya adalah penyakit MAS (Motile Aeromonas Septicemia). Upaya penanggulangan penyakit MAS dilakukan dengan antibiotik dan obat-obatan, tetapi akan mengakibatkan mikroorganisme menjadi resisten. Oleh karena itu dilakukan pencegahan menggunakan vaksin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui imunogenisitas antigen yang berasal dari bakteri A. hydrophila strain GPl-02, GL-01, dan GJ-01 yang diberikan dalam bentuk vaksin heat killed kepada ikan lele dumbo. Penelitian dilaksanakan dari bulan Januari sampai Mei 2016 di Laboratorium Mikrobiologi dan Laboratorium Zoologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan 4 perlakuan 4 kali ulangan. Vaksin dibuat dengan teknik heat killed pada suhu 1000C selama 2 jam. Parameter utama yang diamati adalah titer antibodi dan uji reaksi silang, sedangkan parameter pendukung adalah suhu, pH, dan oksigen terlarut. Pengamatan titer antibodi dilakukan dengan metode Aderson (1974) selama 5 kali yaitu minggu ke-0 (sebelum vaksinasi), minggu ke-1 (setelah vaksinasi), minggu ke-2 (satu minggu setelah booster), minggu ke-3 (dua minggu setelah booster), minggu ke-4 (tiga minggu setelah booster). Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan Uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strain GPl-02, GL-01, dan GJ-01 dapat meningkatkan imunogenisitas ditandai dengan meningkatnya produksi titer antibodi (P<0,05) dibandingkan kontrol. Hasil uji reaksi silang ketiga strain tersebut bereaksi positif baik dengan dirinya sendiri maupun dengan antigen lain dan merupakan isolat yang baik untuk dijadikan kandidat vaksin. Kualitas air selama penelitian dalam kisaran optimal yaitu suhu 27,0 – 29,00C, pH 6,9 – 7,4 dan oksigen terlarut 4,3 – 7,6 mg/l.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Dini Siswani Mulia, S.Pi., M.Si dan Drs. Heri Maryanto, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Bakteri Aeromonas hydrophila strain GPl-02, GL-01, GJ-01; heat killed; imunogenisitas; lele dumbo
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Iin Hayuningtyas
Date Deposited: 23 Feb 2017 07:42
Last Modified: 23 Feb 2017 07:42
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/831

Actions (login required)

View Item View Item