UJI EFEKTIVITAS ANTI AGING DAN IRITASI SEDIAAN KRIM MALAM YANG MENGANDUNG TETRAHIDROKURKUMIN

WULANDARI, DESY TRI (2018) UJI EFEKTIVITAS ANTI AGING DAN IRITASI SEDIAAN KRIM MALAM YANG MENGANDUNG TETRAHIDROKURKUMIN. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Desy Tri Wulandari_JUDUL.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Desy Tri Wulandari_BAB I.pdf

Download (609kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Desy Tri Wulandari_BAB II.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
Desy Tri Wulandari_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (570kB)
[img] Text
Desy Tri Wulandari_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (59MB)
[img] Text
Desy Tri Wulandari_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (525kB)
[img]
Preview
Text
Desy Tri Wulandari_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (540kB) | Preview
[img] Text
Desy Tri Wulandari_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (175MB)

Abstract

Krim malam merupakan salah satu jenis kosmetik perawatan kulit yang digunakan pada malam hari. Krim malam umumnya mengandung bahan anti aging sebagai pencegahan dari penuaan kulit terutama kulit wajah. Tetrahidrokurkumin merupakan salah satu metabolit aktif dari kurkumin yang memiliki aktivitas anti aging. Pada penelitian ini dilakukan uji efektivitas dan iritasi pada krim malam yang mengandung Tetrahidrokurkumin (THC) pada produk yang sedang dikembangkan oleh Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Uji efektivitas anti aging menggunakan rancangan pre-test post-test control group design menggunakan hewan uji mencit (Mus musculus L.) usia 6-8 minggu. Sebelum dan sesudah perlakuan dilakukan pengukuran parameter anti aging meliputi kadar air, kadar kolagen, sensitivitas kulit (eritema), dan elastisitas dengan alat Skin Analyzer EH 900 U. Bagian dorsal mencit diolesi krim dengan dosis 2 mg/cm2 satu kali di malam hari selama 8 minggu. Krim merupakan KN1 (basis krim); KP1 (ethyl ascorbyl ether); dan THC. Data sebelum dan sesudah perlakuan dianalis secara deskriptif dan statistik. Uji iritasi dilakukan dengan metode HET-CAM pada pembuluh darah telur ayam. Terdapat 5 kelompok uji yaitu NaCl 0,9% (KN2), NaOH 0,1 N (KP2), basis krim, ethyl ascorbyl ether, dan THC. Pengamatan dilakukan selama 5 menit dengan melihat detik pertama parameter iritasi (hemorargi, lisis, koagulasi) muncul pada pembuluh darah yang diberi krim. Data yang diperoleh dihitung dengan persamaan irritation score (IS). Hasilnya krim malam THC tidak efektif sebagai anti aging pada kasus chronological aging (penuaan yang murni karena penambahan usia) pada hewan uji dan tidak menimbulkan iritasi pada membran chorioallantoic.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Ika Yuni Astuti, M.Si., Apt. dan Dr. Agus Siswanto, M.Si., Apt.
Uncontrolled Keywords: Anti Aging; Penuaan Kronologis; Tetrahidrokurkumin; Skin Analyzer; HET-CAM
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Bandriyah .
Date Deposited: 23 Oct 2018 01:12
Last Modified: 23 Oct 2018 01:12
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/7929

Actions (login required)

View Item View Item