PENAPISAN FITOKIMIA, SIDI K JARI FTIR, DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETANOL - AIR DAN ETIL ASETAT DAUN NAGASARI (Mesua ferrea L .)

NURLATIVAH, ANNA (2018) PENAPISAN FITOKIMIA, SIDI K JARI FTIR, DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETANOL - AIR DAN ETIL ASETAT DAUN NAGASARI (Mesua ferrea L .). Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (539kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (824kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (527kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (778kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Nagasari ( Mesua ferrea L.) merupakan salah satu tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia, dan banyak digunakan sebagai pengobatan di Asia Tenggara. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui golongan senyawa metabolit sekunder, analisis sidik jari FTIR dan aktivitas antibakter i pada daun nagasari. Ekstrak etanol daun nagasari diperoleh dengan metode remaserasi, kemudian dilakukan fraksinasi sehingga didapatkan dua fraksi yaitu fraksi etanol - air dan etil asetat. Identifikasi senyawa dengan menggunakan metode penapisan fitokimia meliputi alkaloid, saponin, fenolat, t anin, flavonoid dan terpenoid. Analisis sidik jari FTIR menggunakan teknik ATR dan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherchia coli dan Bacillus subtillis dengan mengggunakan metode difusi. Ciprofloxacin digunaka n sebagai kontrol positif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, fraksi etanol -air dan etil asetat memiliki kandungan yang sama yaitu saponin, fenolat, tanin, flavonoid dan terpenoid yang diduga bertanggung jawab terhadap aktivitas antibakter inya. A nalsisis si dik jari FTIR menunjukan adanya perbedaan profil sidik jari FTIR dari kedua fraksi. Hasil aktivitas antibakteri menunj ukan bahwa fraksi etil aset at memiliki aktivitas lebih baik dari fraksi etanol -air terhadap E. coli , tetapi keduanya m emi liki potensi yang sama terhadap B. subtillis

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Dwi Hartanti, M.Farm, Apt dan Dr. Asmiyenti Djalilasrin Djalil S.Si,M.Si
Uncontrolled Keywords: Fraksi, nagasari, antibakteri, Escherchia coli , Bacillus subtillis, MIC
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: eko wahyudi
Date Deposited: 15 May 2018 02:17
Last Modified: 15 May 2018 02:17
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/7714

Actions (login required)

View Item View Item