PERKEMBANGAN KESENIAN LENGGER BANYUMASAN GRUP TRI EKO BUDOYO DI DESA DANASRI KECAMATAN NUSAWUNGU KABUPATEN CILACAP TAHUN 1989-2014

CANDILANITA, LANI (2015) PERKEMBANGAN KESENIAN LENGGER BANYUMASAN GRUP TRI EKO BUDOYO DI DESA DANASRI KECAMATAN NUSAWUNGU KABUPATEN CILACAP TAHUN 1989-2014. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
COVER_LANI CANDILANITA_SEJARAH'15.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I_LANI CANDILANITA_SEJARAH'15.pdf

Download (653kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II_LANI CANDILANITA_SEJARAH'15.pdf

Download (642kB) | Preview
[img] Text
BAB III_LANI CANDILANITA_SEJARAH'15.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (902kB)
[img] Text
BAB IV_LANI CANDILANITA_SEJARAH'15.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (571kB)
[img] Text
BAB V_LANI CANDILANITA_SEJARAH'15.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (546kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA_LANI CANDILANITA_SEJARAH'15.pdf

Download (666kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan sosial budaya Desa Danasri Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap tahun 1989-2014, mengetahui asal-usul kesenian le ngger Banyumasan Grup Tri Eko Budoyo di Desa Danasri Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap, dan mengetahui perkembangan kesenian lengger Banyumasan Grup Tri Eko Budoyo di Desa Danasri Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap tahun 1989-2014. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan antropologi budaya yang akan membantu penulis dalam menganalisis budaya masyarakat yang berkaitan dengan perkembangan kesenian lengger Banyumasan dari segi tarian, lagu, alat musik,dan pakaian yang masih digunakan dari dahulu sampai sekarang. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode sejarah yang meliputi 4 langkah penelitian, yaitu 1) Heuristik, pengumpulan sumber dengan menggunakan teknik wawancara, dan dokumentasi. 2) Kritik/ verifikasi, terdapat dua aspek dalam penelitian sejarah yaitu kritik intern dan ekstern,kritik internyang menilai apakah sumber itu memiliki kredibilitas (kebiasaan untuk dipercaya) atau tidak dan kritik ekstern yang mencari otensitas atau keontentikan (keaslian) sumber. 3) Interpretasi data yang digabung-gabungkan (disintesakan) berdasarkan pada subjek kajian. Dan 4) Historiografi, tahap penulisan sejarah. Dari penelitian ini diketahui bahwa kesenian lengger Banyumasan mengalami perkembangan, yang dahulunya kesenia lengger klasik Banyumasan menjadi kesenian lengger campursari. Dalam perkembangan tersebut, banyak mengalami perubahan baik dalam segi penyajian lengger tanggapan, lagu yang dibawakan, alat musik yang digunakan, dan kostum yang dikenakan. Pertunjukan lengger yang bersifat tanggapan baik yang lengger klasik maupun lengger campursari pada penyajiannya dibagi menjadi lima bagian yaitu pengoregan/ penayagan, gambyongan, lenggeran, badhudan, dan baladewan.Penulis memilih Desa Danasri karena di desa tersebut hanya terdapat satu seniman lengger Banyumasan yang tergabung dalam grup bernama Tri Eko Budoyo.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Asep Daud Kosasih, S. Pd, M. Ag, dan Drs. Suwarno, M.Si
Uncontrolled Keywords: Perkembangan, Kesenian, Lengger Banyumasan
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Iin Hayuningtyas
Date Deposited: 10 Feb 2017 09:40
Last Modified: 10 Feb 2017 09:40
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/728

Actions (login required)

View Item View Item