EFEK IMUNOSTIMULATOR EKSTRAK ETANOL DAUN KARA (Dolichos lablab L.) TERHADAP AKTIVITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG

LAKSONO, AZIZS BUDI (2011) EFEK IMUNOSTIMULATOR EKSTRAK ETANOL DAUN KARA (Dolichos lablab L.) TERHADAP AKTIVITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Azizs Budi Laksono_JUDUL.pdf

Download (671kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Azizs Budi Laksono_BAB I.pdf

Download (566kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Azizs Budi Laksono_BAB II.pdf

Download (689kB) | Preview
[img] Text
Azizs Budi Laksono_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (627kB)
[img] Text
Azizs Budi Laksono_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (918kB)
[img] Text
Azizs Budi Laksono_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (552kB)
[img]
Preview
Text
Azizs Budi Laksono_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (561kB) | Preview
[img] Text
Azizs Budi Laksono_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian etnofarmakologi Permatasari (2010) menyebutkan bahwa daun kara dapat digunakan untuk memulihkan sistem imun. Zat-zat imunostimulator penting untuk dikonsumsi sebagai sistem proteksi jika kita berada di tempat endemi penyakit menular, proteksi bagi mereka yang berresiko terserang penyakit, serta proteksi bagi mereka yang terbiasa kontak dengan bahan terinfeksi. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa ekstrak etanol daun kara mempunyai efek imunostimulator terhadap aktivitas fagositosis makrofag pada mencit jantan galur swiss, serta mengetahui kandungan senyawa dalam ekstrak etanol daun kara. Penelitian ini menggunakan lima kelompok perlakuan yaitu ekstrak etanol daun kara dosis 100 mg/KgBB, 200 mg/KgBB, dan 300 mg/KgBB, kontrol positif (Levamisol Hidroklorida) dosis 2,5 mg/KgBB, dan kontrol pelarut (CMCNa 1,0 %). Hasil uji ANOVA diketahui bahwa terdapat perbedaan kemampuan fagositosis makrofag yang signifikan pada semua perlakuan dengan nilai F hitung > F tabel (15,319 > 3,478). Sedangkan jumlah latex yang difagositosis makrofag juga menunjukan perbedaan yang signifikan Fhitung > F tabel (11,806 > 3,478). Hasil uji BNT menunjukan bahwa efek imunostimularor ekstrak etanol daun kara pada dosis 100 mg/KgBB dan 200 mg/KgBB berbeda nyata dengan kontrol positif. Sementara ekstrak dosis 300 mg/KgBB tidak berbeda nyata dengan kontrol positif. Ekstrak etanol daun kara berpotensi sebagai imunostimulator. Senyawa yang terkandung dalam ekstrak etanol daun kara adalah flavonoid dan tanin.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Diniatik, S.Si., M.Sc., Apt. dan Anjar Mahardian K., M.Sc., Apt.
Uncontrolled Keywords: Efek Imunostimulator, Aktivitas Fagositosis Makrofag, Ekstrak Daun Kara (Dolichos Lablab), Staphylococcus Aureus
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Bandriyah .
Date Deposited: 23 Jan 2018 01:38
Last Modified: 23 Jan 2018 01:38
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/7253

Actions (login required)

View Item View Item