MUSEUM SEKOLAH SLAWI DI KABUPATEN TEGAL (1972-2014)

UMAR, A. CUCU SAMSURI (2015) MUSEUM SEKOLAH SLAWI DI KABUPATEN TEGAL (1972-2014). Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
A. Cucu Samsuri Umar_JUDULpdf.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
A. Cucu Samsuri Umar_BAB I.pdf

Download (708kB) | Preview
[img]
Preview
Text
A. Cucu Samsuri Umar_BAB II.pdf

Download (714kB) | Preview
[img] Text
A. Cucu Samsuri Umar_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (696kB)
[img] Text
A. Cucu Samsuri Umar_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (653kB)
[img] Text
A. Cucu Samsuri Umar_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (618kB)
[img]
Preview
Text
A. Cucu Samsuri Umar_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (667kB) | Preview
[img] Text
A. Cucu Samsuri Umar_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Museum Sekolah Slawi di Kabupaten Tegal (1972-2014) merupakan sebuah sejarah yang cukup unik untuk dibahas dan diamati. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap deskripsi sosial budaya wilayah Kabupaten Tegal, latar belakang berdirinya museum Sekolah Slawi, mengetahui koleksi museum dan fungsi museum Sekolah Slawi sebagai tempat pelestarian benda-benda bersejarah, sebagai sarana pendidikan dan kepariwisataan di Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan metode sejarah. Adapun tahapan-tahapan dalam metode sejarah adalah: (1) Heuristik, tahapan mencari dan menemukan sumber yang memuat data dan informasi. (2) Kritik dibagi menjadi dua, pertama kritik intern yaitu kritik terhadap sumber dengan membandingkan data sejenis atau data lain, kedua kritik ekstern yaitu kritik yang berasal dari luar dokumen atau data. (3) Interpretasi, penafsiran terhadap sumber atau data, interpretasi sering disebut sumber subyektifitas. (4) Historiografi, penyusunan fakta-fakta sejarah dari berbagai sumber yang telah diseleksi. Hasil penelitian ini adalah (1) Kelurahan Procot memiliki luas 98.77 Ha dan jumlah penduduk 5.793 jiwa dalam 1.588 KK dengan jumlah 2.996 orang laki-laki dan 2.797 orang perempuan, roda perekonomiannya adalah menjadi karyawan swasta, industri, jasa pertanian, dan pensiunan. Moci menjadi tradisi sejak zaman kolonial dan sampai kini sudah menjadi budaya lokal, Bahasa Tegalan sudah ditetapkan menjadi bahasa ibu oleh UNESCO, bentuk gelungan wayang kulit Tegalan tidak menempel belakang kepala wayang kulit, Tegal adalah kota penghasil batik yang memiliki motif didominasi gaya flora dan fauna dengan warna hijau dan coklat. (2) Museum Sekolah Slawi terletak di Jalan A. Yani Procot Slawi. Pada 15 mei 1972 mulai dibangunnya gedung pameran dan selesai pada tahun 1975, dalam perkembangannya tahun 1972-1975 proyek Museum Sekolah Slawi khusus Sekolah Dasar tidak berjalan mulus, bahkan dalam perkembangannya museum ini hampir ditutup dengan mengalami kemunduran. (3) 200 lebih koleksi yang tersimpan dalam museum yang lebih memamerkan dunia pendidikan dan berfungsi sebagai tempat pelestarian benda-benda bersejarah, sebagai salah satu sarana pendidikan dan hubungannya dengan kepariwisataan di Kabupaten Tegal.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Prof. Dr. Sugeng Priyadi, M.Hum. dan Asep Daud Kosasih, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Museum Sekolah Slawi, Kabupaten Tegal
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Bandriyah .
Date Deposited: 16 Jan 2018 02:20
Last Modified: 16 Jan 2018 02:20
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/7065

Actions (login required)

View Item View Item