EFEK ANTIKONVULSI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata Linn.) PADA MENCIT GALUR BALB/C DENGAN INDUKSI PTZ (Pentylenetetrazole) SECARA INVIVO

OKTAVIA, NAUFAL GHIYAATS PANCA (2015) EFEK ANTIKONVULSI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata Linn.) PADA MENCIT GALUR BALB/C DENGAN INDUKSI PTZ (Pentylenetetrazole) SECARA INVIVO. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
NAUVAL COVER.pdf

Download (808kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NOUVAL BAB I.pdf

Download (515kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NOUVAL BAB II.pdf

Download (584kB) | Preview
[img] Text
NOUVAL BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (612kB)
[img] Text
NOUVAL BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (550kB)
[img] Text
NOUVAL BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (510kB)
[img]
Preview
Text
NOUVAL DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (617kB) | Preview
[img] Text
NOUVAL LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Epilepsi merupakan manifestasi klinik dari aktivitas syaraf yang berlebihan dan abnormal di dalam korteks serebral. Jumlah penderita epilepsi yang semakin meningkat dan efek yang ditimbulkan obat sintesis dapat menimbulkan teratogenik pada ibu hamil. Daun sirsak digunakan untuk mengatasi epilepsi. Daun sirsak mengandung senyawa aktif antara lain, flavonoid, alkaloid, terpenoid. Beberapa penelitian menyebutkan flavonoid, alkaloid, terpenoid memiliki aktivitas senyawa antikonvulsi.Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek antikonvulsi ekstrak daun sirsak pada mencit Balb/c yang telah diinduksi PTZ dan menentukan dosis efektif sebagai antikonvulsi serta mengetahui golongan senyawa yang terdapat pada daun sirsak.Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan rancangan post test only controlled group design. Identifikasi golongan senyawa daun sirsak dilakukan dengan metode kromatografi lapis tipis (KLT). Dengan menggunakan eluen yang baik untuk masing-masing golongan senyawa. Sampel berupa 30 ekor mencit Balb/c yang dibagi menjadi 6 kelompok : kontrol induksi hanya diinduksi dengan PTZ. Kontrol pelarut diberi CMC (Carboxy Methyl Cellulosa) 0.5%. Kontrol positif diberi phenobarbital 18,2 mg/kgBB. Kelompok dosis I diberi ekstrak etanol daun sirsak 63,7 mg/kgBB, dosis II dosis 127,4 mg/kgBB, dan dosis III 254,8 mg/kgBB yang diberikan peroral, setelah 30 menit mencit uji diinduksi PTZ secara intraperitoneal (i.p). Data yang diperoleh berupa waktu onset, durasi dan proteksi. Data kemudian diolah dengan ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan beda nyata terkecil (BNT).Uji ANOVA satu arah menunjukkan hasil perbedaan yang signifikan (p<0.05). Daun sirsak tidak mampu menekan onset dan durasi kejang oleh induksi PTZ. Daun lenglengan mengandung flavonoid, alkaloid, terpenoid.Ekstrak etanol daun sirsak tidak memiliki aktivitas antikonvulsi pada mencit Balb/c dengan kandungan senyawa golongan flavonoid, alkaloid, terpenoid.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Retno Wahyuningrum, M.Si., Apt dan Anjar Mahardian Kusuma, M.Sc., Apt
Uncontrolled Keywords: Annona muricata L.; antikonvulsi; induksi-PTZ; Balb/c;
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Riski Wismana
Date Deposited: 08 Feb 2017 04:05
Last Modified: 08 Feb 2017 04:05
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/673

Actions (login required)

View Item View Item