PENGGUNAAN VAKSIN POLIVALEN Aeromonas hydrophila DENGAN PENAMBAHAN ADJUVANT ALUMINIUM HIDROKSIDA PADA LELE DUMBO (Clarias gariepinus)

Handani, Sri Yuni (2016) PENGGUNAAN VAKSIN POLIVALEN Aeromonas hydrophila DENGAN PENAMBAHAN ADJUVANT ALUMINIUM HIDROKSIDA PADA LELE DUMBO (Clarias gariepinus). Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Sri Yuni Handayani Cover.pdf

Download (45MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Sri Yuni Handayani Bab I.pdf

Download (503kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Sri Yuni Handayani Bab II.pdf

Download (509kB) | Preview
[img] Text
Sri Yuni Handayani Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (520kB)
[img] Text
Sri Yuni Handayani Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (561kB)
[img] Text
Sri Yuni Handayani Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (489kB)
[img]
Preview
Text
Sri Yuni Handayani Daftar Pustaka.pdf

Download (502kB) | Preview
[img] Text
Sri Yuni Handayani Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (45MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efikasi vaksin polivalen Aeromonas hydrophila yang ditambah adjuvant aluminium hidroksida dalam mengendalikan penyakit Motile Aeromonas Septicemia (MAS) pada lele dumbo (Clarias gariepinus) dan untuk mengetahui dosis optimal dari adjuvant aluminium hidroksida yang ditambahkan pada vaksin. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan, yaitu kontrol, vaksin polivalen, vaksin polivalen dengan penambahan adjuvant aluminium hidroksida dosis 4 ppm, 6 ppm, dan 8 ppm dengan 3 kali ulangan. Vaksin polivalen A. hydrophila dibuat dari 3 strain yaitu GPL-04, GPW-01, GKJ-01. Ikan uji yang digunakan adalah lele dumbo yang berumur sekitar 2 bulan dengan ukuran panjang 10-13 cm dan memiliki berat antara 16,3-26,7 gram. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi dan laboratorium basah Universitas Muhammadiyah Purwokerto pada bulan Agustus sampai bulan November. Parameter utama yang diamati pada penelitian ini yaitu titer antibodi, sintasan (Survival Rate/SR), Tingkat Perlindungan Relatif (Relative Percent Survival/RPS), Rerata Waktu Kematian (Mean Time to Death/MTD), sedangkan parameter pendukungnya adalah suhu air dan pH yang diamati setiap hari serta O2 terlarut (Dissolved Oxygen=DO) yang diamati setiap minggu. Data titer antibodi, sintasan, RPS, dan MTD dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (Analysis of Variance/ANOVA) untuk mengetahui pengaruh masing-masing perlakuan. Apabila terdapat perbedaan nyata dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5% (Steel & Torrie, 1993). Hasil penelitian menunjukkan bahwa vaksin polivalen A. hidrophila dengan atau tanpa penambahan adjuvant aluminium hidroksida dapat meningkatkan titer antibodi dan sintasan (P<0,05) dibandingkan dengan kontrol. Peningkatan titer antibodi mencapai 26-210, sedangkan kontrol 23-24. Sintasan setelah diuji tantang dengan bakteri A. hydrophila pada masing-masing perlakuan mencapai 25,92%-66,67%, sedangkan pada kontrol hanya 7,41%. Nilai RPS dan MTD tidak berbeda nyata (P>0,05). Nilai RPS pada masing-masing perlakuan berkisar antara 20%-64,01%. Rerata MTD pada masing-masing perlakuan yaitu 1,5-1,86 hari, sedangkan kontrol 1,40 hari. Dosis optimal dari adjuvant aluminium hidroksida pada vaksin polivalen A. hydrophila yaitu 6 ppm.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Dini Siswani Mulia, S.Pi., M.Si dan bapak Drh. Cahyono Purbomartono, M.Sc.
Uncontrolled Keywords: Vaksin polivalen, Aeromonas hydrophila, adjuvant aluminium hidroksida, lele dumbo
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
Depositing User: eko wahyudi
Date Deposited: 06 Feb 2017 07:04
Last Modified: 06 Feb 2017 07:04
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/646

Actions (login required)

View Item View Item