ANALISIS LETAK DAN JENIS KESALAHAN SERTA FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VIII SMP N 3 BUKATEJA MATERI KUBUS DAN BALOK MELALUI TES DIAGNOSTIK

FIBRIANTI, EMBUN (2014) ANALISIS LETAK DAN JENIS KESALAHAN SERTA FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VIII SMP N 3 BUKATEJA MATERI KUBUS DAN BALOK MELALUI TES DIAGNOSTIK. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Embun Fibrianti Cover.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Embun Fibrianti Bab I.pdf

Download (531kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Embun Fibrianti Bab II.pdf

Download (775kB) | Preview
[img] Text
Embun Fibrianti Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (939kB)
[img] Text
Embun Fibrianti Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (924kB)
[img] Text
Embun Fibrianti Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (518kB)
[img]
Preview
Text
Embun Fibrianti Daftar Pustaka.pdf

Download (517kB) | Preview
[img] Text
Embun Fibrianti Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui letak dan jenis kesalahan serta faktor penyebab kesulitan belajar matematika pokok bahasan kubus dan balok menggunakan tes diagnostik. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bukateja, yang berjumlah 34 siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengujian tes diagnostik dilakukan dengan program SPSS ver 16 for Windows dan hasilnya menunjukkan bahwa seluruh soal tes dianggap valid dan realibel. Hasil analisis letak kesalahan yang terbesar pada indikator menentukan model kerangka kubus dan balok sebesar 12,5%, sedangkan terendah letak kesalahan pada indikator menyebutkan unsur-unsur serta bagian-bagian kubus dan balok sebesar 2,7%. Untuk jenis kesalahan yang terbesar terletak pada kesalahan konsep sebesar 12,9%, sedangkan yang terendah pada kesalahan berhitung 6,8%. Adapun mengenai faktor penyebab kesulitan siswa yang terbesar pada faktor internal siswa yaitu kognitif yaitu kemampuan memahami materi, lalu psikomotor misalnya malas, tidak semangat, dan afektif seperti kurang teliti, ceroboh dan terburu-buru. Sedangkan faktor penyebab kesulitan siswa yang terendah lebih banyak pada eksternal siswa yaitu kondisi dan situasi sekolah. Oleh sebab itu peneliti memberikan saran agar siswa lebih giat lagi untuk belajar, dan berani bertanya apabila tidak mengerti, perbanyak latihan soal, dan tentunya semangat belajar.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Kusno, M.Pd. dan Anton Jaelani, M.Pd.
Uncontrolled Keywords: letak dan jenis kesalahan, faktor kesulitan, tes diagnostik, matematika
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Nur Hardiansyah
Date Deposited: 20 Dec 2017 04:14
Last Modified: 20 Dec 2017 04:14
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/6289

Actions (login required)

View Item View Item