HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEKAMBUHAN PASIEN GANGGUAN SENSORI PERSEPSI: HALUSINASI PENDENGARAN DI INSTALASI PELAYANAN KESEHATAN JIWA TERPADU RSUD BANYUMAS

LUKITASARI, RISKA ESTRIANA (2012) HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEKAMBUHAN PASIEN GANGGUAN SENSORI PERSEPSI: HALUSINASI PENDENGARAN DI INSTALASI PELAYANAN KESEHATAN JIWA TERPADU RSUD BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Riska Estriana Lukitasari COVER.pdf

Download (658kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Riska Estriana Lukitasari BAB I.pdf

Download (544kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Riska Estriana Lukitasari BAB II.pdf

Download (557kB) | Preview
[img] Text
Riska Estriana Lukitasari BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (585kB)
[img] Text
Riska Estriana Lukitasari BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (575kB)
[img] Text
Riska Estriana Lukitasari BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (533kB)
[img]
Preview
Text
Riska Estriana Lukitasari DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (504kB) | Preview
[img] Text
Riska Estriana Lukitasari LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (809kB)

Abstract

Latar Belakang: Kekambuhan merupakan keadaan pasien dimana jatuh sakit lagi (biasaya lebih parah dari pada yang terdahulu) dan mengakibatkan pasien harus dirawat kembali. Pada pasien halusinasi, keluarga sangat mempengaruhi respon dan kondisi psikologis pasien. Tujuan : Mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kekambuhan pasien gangguan sensori persepsi: halusinasi pendengaran di Instalansi Pelayanan Kesehatan Jiwa Terpadu RSUD Banyumas. Metode: Jenis penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di ruang Bima Instalasi Pelayanan Kesehatan Jiwa Terpadu RSUD Banyumas. Jumlah sampel 32 responden yaitu keluarga pasien gangguan sensori persepsi: halusinasi yang mengalami kekambuhan. Instrumen digunakan kuesioner yang terdiri 32 pernyataan. Uji bivariate menggunakan uji chi square. Hasil: Responden sebagian besar berumur > 42 tahun sebanyak 16 (50%), berjenis kelamin laki-laki 19 (59,4%), berpendidikan SD 27 (84,4%). Pasien sebagian besar mengalami kekambuhan tinggi sebanyak 18 (56,2%). Keluarga yang tidak mendukung beresiko 4,68 kali berpeluang menyebabkan kekambuhan tinggi dibandingkan dengan keluarga yang mendukung dalam 2 tahun. Hasil chi kuadrat hitung = 4,265 dengan p value (0,039) < dari alfa (0,05). Kesimpulan: Ada hubungan dukungan keluarga terhadap kekambuhan pasien gangguan sensori persepsi: halusinasi.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: PEMBIMBING I: Ns. Ruti Wiyati, S.Kep.,M.Kep PEMBIMBING II: Ns. Siti Nurjanah, S.Kep.,M.Kep
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: dukungan keluarga, halusinasi, kekambuhan
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Novia Marantika
Date Deposited: 13 Dec 2017 04:53
Last Modified: 13 Dec 2017 04:53
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/6161

Actions (login required)

View Item View Item