PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU APOTEKER DALAM PELAPORAN EFEK SAMPING OBAT DI APOTEK WILAYAH KABUPATEN BANYUMAS

PUJIAWARDANI, AGNESYANTI DWI (2013) PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU APOTEKER DALAM PELAPORAN EFEK SAMPING OBAT DI APOTEK WILAYAH KABUPATEN BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Agnesyanti Dwi Pujiawardani_JUDUL.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Agnesyanti Dwi Pujiawardani_BAB I.pdf

Download (622kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Agnesyanti Dwi Pujiawardani_BAB II.pdf

Download (663kB) | Preview
[img] Text
Agnesyanti Dwi Pujiawardani_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (782kB)
[img] Text
Agnesyanti Dwi Pujiawardani_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (795kB)
[img] Text
Agnesyanti Dwi Pujiawardani_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (612kB)
[img]
Preview
Text
Agnesyanti Dwi Pujiawardani_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (615kB) | Preview
[img] Text
Agnesyanti Dwi Pujiawardani_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: Data yang dihimpun dalam BERITA MESO vol 30 pada bulan Juni 2012 menunjukkan bahwa sejak tahun 2009-2011 kejadian efek samping obat yang dilaporkan oleh tenaga kesehatan mengalami peningkatan.. Pada tahun 2010 laporan meningkat 89 laporan menjadi 139, tahun selanjutnya meningkat menjadi 207 laporan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisa hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku apoteker dalam pelaporan efek samping obat di apotek wilayah Kabupaten Banyumas. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner yang diadaptasi dari penelitian sebelumnya milik kharkar (2012) dan Grootheest et al (2002). Analisis menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji Spearman). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 31% apoteker memiliki tingkat pengetahuan tinggi, 51.7% tingkat pengetahuan sedang dan 17.2% tingkat pengetahuan rendah dalam pelaporan efek samping obat (ESO) di apotek. Terdapat 62.1% apoteker memiliki sikap yang baik dan 37.9% tidak baik dalam pelaporan ESO di apotek. Terdapat 52% apoteker memiliki perilaku yang baik dan 48% apoteker memiliki perilaku yang tidak baik dalam pelaporan ESO di apotek. Nilai korelasi Spearman sebesar 0.303 menunjukkan kekuatan korelasinya lemah antara pengetahuan dan perilaku dan nilai Significancy 0.021 menunjukkan bahwa korelasi antara pengetahuan dengan perilaku adalah bermakna, artinya pengetahuan responden berpengaruh terhadap perilaku responden dalam pelaporan efek samping obat. Nilai kekuatan korelasi (r) sebesar 0.027 menunjukkan bahwa kekuatan korelasi antara sikap dengan perilaku responden sangat lemah dalam penanganan efek samping obat. Nilai Significancy (p-value) 0.841 menunjukkan bahwa korelasi antara sikap dengan perilaku adalah tidak bermakna, artinya sikap responden tidak mempengaruhi perilaku responden dalam pelaporan efek samping obat. Kesimpulan: Pengetahuan apoteker mempengaruhi perilaku apoteker dalam pelaporan efek samping obat. Sikap apoteker tidak mempengaruhi apoteker dalam pelaporan efek samping obat di apotek

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Drs. Sudarso, Apt. dan Anjar Mahardian Kusuma, M.Sc., Apt.
Uncontrolled Keywords: Apotek, Apoteker, Pelaporan, Efek Samping Obat di Apotek
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Bandriyah .
Date Deposited: 13 Dec 2017 03:21
Last Modified: 13 Dec 2017 03:21
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/6152

Actions (login required)

View Item View Item