HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISITIK DEMOGRAFI KELUARGA DENGAN PERSEPSI KELUARGA KLIEN GANGGUAN JIWA TERHADAP TERAPI KEJANG LISTRIK (ELECTROCONVULSIVE THERAPY) DI RSUD BANYUMAS

WIJAYANTO, AJI MAULANA AGUNG (2012) HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISITIK DEMOGRAFI KELUARGA DENGAN PERSEPSI KELUARGA KLIEN GANGGUAN JIWA TERHADAP TERAPI KEJANG LISTRIK (ELECTROCONVULSIVE THERAPY) DI RSUD BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
AJI MAULANA AGUNG WIJAYANTO COVER.pdf

Download (805kB) | Preview
[img]
Preview
Text
AJI MAULANA AGUNG WIJAYANTO BAB I.pdf

Download (736kB) | Preview
[img]
Preview
Text
AJI MAULANA AGUNG WIJAYANTO BAB II.pdf

Download (773kB) | Preview
[img] Text
AJI MAULANA AGUNG WIJAYANTO BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (814kB)
[img] Text
AJI MAULANA AGUNG WIJAYANTO BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (755kB)
[img] Text
AJI MAULANA AGUNG WIJAYANTO BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (756kB)
[img]
Preview
Text
AJI MAULANA AGUNG WIJAYANTO DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (692kB) | Preview
[img] Text
AJI MAULANA AGUNG WIJAYANTO LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (811kB)

Abstract

Latar Belakang: Terapi kejang listrik adalah suatu pengobatan untuk menimbulkan kejang grand mal atau secara buatan dengan mengalirkan arus listrik melalui elektroda yang dipasang pada dua sisi kepala. Penggunaan terapi kejang listrik menimbulkan berbagai persepsi yang berbeda diantara para ahli, begitu juga dengan keluarga pasien yang diterapi kejang listrik. Banyak faktor yang mempengaruhi persepsi terhadap terapi kejang listrik, antara lain jenis kelamin, usia, pendidikan, dan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik demografi keluarga, mengetahui bagaimana persepsi keluarga terhadap terapi kejang listrik, mengidentifikasi hubungan antara karakteristik demografi keluarga dengan persepsi keluarga terhadap terapi kejang listrik di ruang Bima RSUD Banyumas. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif korelatif, dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan total sampling dengan jumlah 30 responden. Teknik analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Menunjukan bahwa variabel jenis kelamin (p=0,015), usia (p=0,016), pendidikan (p=0,008) dan pekerjaan (p=0,024) berhubungan dengan persepsi keluarga terhadap terapi kejang listrik. Kesimpulan: Dari hasil penelitian diperoleh bahwa karakteristik demografi keluarga (jenis kelamin, usia, pendidikan dan pekerjaan) berhubungan dengan persepsi keluarga terhadap terapi kejang listrik di ruang Bima RSUD Banyumas.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: PEMBIMBING I: Siti Nurjanah, S.Kep.,M.Kep PEMBIMBING II: Ns. Rakhmat Susilo,S. Kep
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: persepsi keluarga, gangguan jiwa, terapi kejang listrik
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Novia Marantika
Date Deposited: 12 Dec 2017 04:25
Last Modified: 12 Dec 2017 04:25
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/6104

Actions (login required)

View Item View Item