PEMUGARAN CANDI BOROBUDUR DAN NILAI PENDIDIKAN PADA RELIEF LALITAVISTARA

NOFITASARI, RISKA WAHYU (2013) PEMUGARAN CANDI BOROBUDUR DAN NILAI PENDIDIKAN PADA RELIEF LALITAVISTARA. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Riska Wahyu Nofitasari_JUDUL.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Riska Wahyu Nofitasari_BAB I.pdf

Download (780kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Riska Wahyu Nofitasari_BAB II.pdf

Download (631kB) | Preview
[img] Text
Riska Wahyu Nofitasari_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (631kB)
[img] Text
Riska Wahyu Nofitasari_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (626kB)
[img] Text
Riska Wahyu Nofitasari_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (534kB)
[img]
Preview
Text
Riska Wahyu Nofitasari_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (661kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perkembangan rehabilitasi Candi Borobudur, (2) relief Lalitavistara, (3) nilai pendidikan relief Lalitavistara Candi Borobudur. Penelitian ini menggunakan metode sejarah deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan selama empat tahap yaitu heuristik, kritik, intepretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Candi Borobudur berdiri sekitar abad ke 8 Masehi yaitu pada masa wangsa Syailendra, dulunya Candi Borobudur adalah sebuah danau dan hutan belukar, makna dari pemugaran Candi Borobudur adalah karena Candi Borobudur selain mempunyai nilai kepariwisataan juga mempunyai nilai yang lebih penting yaitu nilai-nilai moral, nilai-nilai pendidikan dan sebagai benteng pertahanan budaya kita. Candi Borobudur terdapat relief Lalitavistara yaitu 120 panel yang terdapat (1) ciri-ciri relief beradegan pendidikan seperti: penokohan dan penggambaran para pelaku, sikap para pelaku, benda yang dipegang oleh para pelaku, mempunyai perbedaan antara peserta didik atau pelaku yang ada dihadapannya dengan pendidik, (2) nilai-nilai pendidikan yaitu (a) sikap menghargai prestasi merupakan salah satu sikap untuk membina keserasian, dan menghargai prestasi dilakukan oleh Dewi Maya dan Raja Sudhodhana, (b) peduli social dimana orang sekarang banyak yang kurang memiliki rasa peduli social tetapi lain halnya dengan Dewi Maya dan keturunan Cakra, (c) Kecerdasan dimana Bodhisattwa memiliki kecerdasan yang luar biasa, dia cakap dalam berhitung dan acak kata , (d) jujur dimana Bodhisattwa juga mempunyai sifat jujur (e) ketangguhan atau sikap pantang menyerah, sama halnya dengan Bodhisattwa yang mempunyai sifat pantang menyerah saat digoda oleh putri-putri Mara.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Drs. Kartono, M.Si. dan Prof. Dr. Sugeng Priyadi, M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Pemugaran Candi Borobudur, Nilai Pendidikan, Relief Lalitavistara
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Bandriyah .
Date Deposited: 29 Nov 2017 02:43
Last Modified: 29 Nov 2017 02:46
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/5762

Actions (login required)

View Item View Item