TANGGUNG JAWAB DEBITUR ATAS KREDIT MACET DALAM PERJANJIAN KREDIT DENGAN JAMINAN SURAT IJAZAH PADA PD. BPR. BKK PURWOKERTO

PERMATASARI, DIAN (2015) TANGGUNG JAWAB DEBITUR ATAS KREDIT MACET DALAM PERJANJIAN KREDIT DENGAN JAMINAN SURAT IJAZAH PADA PD. BPR. BKK PURWOKERTO. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
DIAN PERMATASARI Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
DIAN PERMATASARI BAB I.pdf

Download (664kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DIAN PERMATASARI BAB II.pdf

Download (750kB) | Preview
[img] Text
DIAN PERMATASARI BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (606kB)
[img] Text
DIAN PERMATASARI BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (788kB)
[img] Text
DIAN PERMATASARI BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (602kB)
[img]
Preview
Text
DIAN PERMATASARI Daftar Pustaka.pdf

Download (606kB) | Preview

Abstract

Tanggung jawab debitur atas kredit macet dalam perjanjian kredit dengan jaminan surat ijazah diwajibkan apabila debitur melakukan wanprestasi, hal tersebut merupakan akibat dari suatu perjanjian yang telah ia sepakati dengan pihak bank. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan perjanjian kredit dengan jaminan surat ijazah pada PD. BPR. Purwokerto, untuk mengetahui bentuk tanggung jawab debitur dan upaya penyelesaian yang dilakukan PD. BPR. BKK Purwokerto dalam hal terjadi kredit macet. Metode penelitian skripsi ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian deskriptif analisis, penelitian bersumber pada data sekunder dan data primer, lokasi penelitian dilakukan di PD. BPR. BKK Purwokerto, metode pengumpulan data diperoleh dari peraturan perundangundangan, literatur, dan wawancara dengan pejabat PD. BPR. BKK Purwokerto, metode penyajian data disajikan dalam bentuk uraian yang disusun secara sistematis, metode analisis data adalah normatif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah bahwa pelaksanaan perjanjian kredit dengan jaminan surat ijazah telah sesuai dengan ketentuan dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 Perubahan atas Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 14/26/DKBU tentang PKPB, Peraturan Direksi PD. BPR. BKK Purwokerto Nomor 22 Tahun 2014 Perubahan kedua atas Peraturan Direksi Nomor 27 Tahun 2013, Pasal 1338 KUH Perdata tentang perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya dan perjanjian tersebut harus dilaksanakan dengan itikad baik. Bentuk tanggung jawab debitur ketika terjadi kredit macet yang disebabkan oleh debitur meninggal dunia terdapat pihak asuransi jiwa kredit yang akan menanggung sisa utang debitur, bagi debitur yang mengalami PHK debitur harus tetap membayar sisa utang disertai dengan denda keterlambatan dan bunga, upaya penyelesaian kredit macet terdapat 2 (dua) cara yaitu melalui jalur nonlitigasi dan melalui jalur litigasi, penyelesaian melalui jalur litigasi tidak dilakukan oleh PD. BPR. BKK Purwokerto karena ijazah tidak dapat dilakukan eksekusi. Kredit dengan jaminan ijazah sebaiknya diatur menggunakan peraturan yang lebih baik dan mempunyai kekuatan hukum yang mengikat, serta dalam perjanjian kredit ijazah tetap dijadikan sebagai jaminan bukan sebagai agunan. Ketika terjadi kredit macet sebaiknya debitur bertanggungjawab atas wanprestasi yang telah ia lakukan dan upaya penyelesaian kredit macet yang dilakukan oleh PD. BPR. BKK Purwokerto sebaiknya dilakukan semaksimal mungkin agar memberikan efek jera bagi debitur sehingga debitur segera melunasi utangnya.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing : Susilo Wardani, S.H., S.E., M.Hum dan Rahtami Susanti, S.H., M.Hum
Uncontrolled Keywords: Tanggung Jawab, Perjanjian Kredit, Jaminan Ijazah
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Danarto Kh
Date Deposited: 02 Feb 2017 05:56
Last Modified: 02 Feb 2017 05:56
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/576

Actions (login required)

View Item View Item