IDENTIFIKASI DAN RESISTENSI Mycobacterium tuberculosis DARI SPUTUM PASIEN TUBERKULOSIS TERHADAP RIFAMPISIN

TRIANA, VINIE (2014) IDENTIFIKASI DAN RESISTENSI Mycobacterium tuberculosis DARI SPUTUM PASIEN TUBERKULOSIS TERHADAP RIFAMPISIN. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Vinie Triana_JUDUL.pdf

Download (981kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Vinie Triana_BAB I.pdf

Download (586kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Vinie Triana_BAB II.pdf

Download (649kB) | Preview
[img] Text
Vinie Triana_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
Vinie Triana_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (802kB)
[img] Text
Vinie Triana_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (525kB)
[img]
Preview
Text
Vinie Triana_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (625kB) | Preview
[img] Text
Vinie Triana_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan utama di dunia dan salah satu emerging diseases. Dimana tantangan utama terhadap penanggulangan TB yaitu penyebaran galur TB yang resisten terhadap obat-obat antituberkulosis (OAT) atau disebut juga dengan multidrug resistant tuberculosis (MDR-TB). Untuk melakukan suatu tindakan pengobatan yang tepat dan mencegah terjadinya resistensi obat lebih lanjut, maka deteksi dini atas isolat M.tuberculosis sangat penting. Penggunaan deteksi berdasarkan molekular mampu mengidentifikasi gen yang bermutasi yang menyebabkan resistensi terhadap rifampisin, dalam dua jam. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sensitivitas bakteri M.tuberculosis terhadap rifampisin. Penelitian ini adalah observasional deskriptif dengan metode pengambilan sampel aksidental. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode real-time polymerase chain reaction GeneXpert MTB/RIF. Dari 33 sampel yang masuk dalam populasi penelitian, 19 (57,6 %) pasien laki-laki dan 14 (42,4 %) pasien perempuan. Rata-rata usia pasien yaitu usia produktif (25-34 tahun). Pada hasil amplifikasi real-time PCR GeneXpert MTB/RIF, menunjukkan bahwa ada tiga probe negatif yang menunjukkan adanya mutasi pada gen rpoB, yaitu pada probe D, probe E, probe B. Dari 33 sampel sejumlah 9 probe yang negatif yaitu 1 probe B pada sampel pasien perempuan, 2 probe D pada sampel pasien perempuan, dan 6 probe E yaitu 4 sampel pasien laki-laki dan 2 sampel perempuan. Sedangkan pada 24 sampel semua probe positif, oleh karena tidak terjadinya mutasi pada gen rpoB sehingga M. tuberculosis masih sensitif terhadap rifampisin. Dari hasil deteksi resistensi terhadap rifampisin sejumlah 9 (27,3 %) sampel yaitu 5 (15,2 %) pasien laki-laki dan 4 (12,1 %) pasien perempuan. Sedangkan untuk hasil tidak terdeteksi resisten terhadap rifampisin sejumlah 24 sampel (72,7 %) yaitu 14 (42,4 %) pasien laki-laki dan 10 (30,3 %) pasien perempuan. Metode real-time PCR GeneXpert MTB/RIF dapat mengidentifikasi adanya bakteri M.tuberculosis dan resistensinya terhadap rifampisin. Dari 33 sampel, sebanyak 100% terdeteksi adanya M.tuberculosis dan 27,3 % resisten terhadap Rifampisin. 27,3 % pasien menunjukan masuk kedalam tahapan perkembangan TB resistensi OAT berupa Multidrug resistant tuberculosis (MDR-TB).

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Nunuk Aries Nurulita, M.Si., Apt. dan Githa Fungie Galistiani, M.Sc., Apt.
Uncontrolled Keywords: M. Tuberculosis, Resistensi Rifampisin, Genexpert MTB/RIF
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Bandriyah .
Date Deposited: 23 Nov 2017 02:12
Last Modified: 23 Nov 2017 02:12
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/5580

Actions (login required)

View Item View Item