MODIFIKASI TEPUNG UBI KAYU SECARA BIOLOGIMENGGUNAKAN STARTERBAKTERI ASAM LAKTATMENJADI TEPUNG TERMODIFIKASI

EKOSWANDA, . (2014) MODIFIKASI TEPUNG UBI KAYU SECARA BIOLOGIMENGGUNAKAN STARTERBAKTERI ASAM LAKTATMENJADI TEPUNG TERMODIFIKASI. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
EKOSWANDA COVER.pdf

Download (637kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EKOSWANDA BAB I.pdf

Download (599kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EKOSWANDA BAB II.pdf

Download (654kB) | Preview
[img] Text
EKOSWANDA BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (603kB)
[img] Text
EKOSWANDA BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (660kB)
[img] Text
EKOSWANDA BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (587kB)
[img]
Preview
Text
EKOSWANDA DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (593kB) | Preview
[img] Text
EKOSWANDA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (948kB)

Abstract

Gandum merupakan salah satu bahan pangan dengan tingkat konsumsi yang sangat besar di Indonesia. Konsumsi gandum dalam negeri sebagian besar digunakan dalam industri roti dan mie dengan komposisi 25% untuk produksi roti, 20% mie instan, 30% mie basah dan 25% untuk penggunaan lain. Untuk memenuhi konsumsi gandum yang besar tersebut dilakukan dengan cara import, karena produktivitas tanaman gandum di Indonesia belum optimal. Disisi lainIndonesia sangat kaya dengan hasil pertanian ubi kayu yang dimanfaatkan sebagai bahan substitusi ataupun pengganti gandum, maka dibutuhkan teknologi terobosan untuk dapat memodifikasi ubi kayu sehingga mempunyai sifat-sifat yang setara dengan gandum. Salah satu metode untuk memodifikasi tepung ubi kayu yaitu dengan cara biologi melalui proses fermentasi menggunakan starter Bakteri Asam Laktat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perlakuan awal lamanya waktu fermentasi tepung ubi kayu dengan kosenterasi starter asam laktat 25%, pengaruh besarnya konsentrasi starter Asam Laktat terhadap sifat fisiko kimia dan rheologi tepung ubi kayu termodifikasi yang meliputi swelling power, dan kelarutan. Proses pembuatan tepung termodifikasi dimulai dengan tahap fermentasi tepung ubi kayu sebanyak 250 gram dicampur dengan 250 ml air. Campuran tersebut langsung difermentasi. Konsentrasi starter bakteri asam laktat 25% dan waktu fermentasi bervarisi yaitu 12 jam, 24 jam, 36 jam, 48 jam, dan 60 jam. Hasil tepung ubi kayu termodifikasi kemudian diuji sifat fisikokimia dan rheologi yang meliputi uji swelling power dan uji kelarutan. Sebagai perlakuaan awal diperoleh waktu yang optimal untuk swelling power 21,96 dan kelarutan 2,053 didapat dari fermentasi tepung ubi kayu dengan konsentarasi asam laktat 25% yaitu 36 jam. Perlakuan kedua proses pembuatan tepung termodifikasi dimulai dengan tahap fermentasi tepung ubikayu sebanyak 250 gram dicampur dengan 250 ml air. Campuran tersebut langsung difermentasi. Konsentrasi starter bakteri asam laktatyaitu 5 %v, 10 %v, 15 %v, 20 %v, dan 25%v dan waktu fermentasi yaitu 36 jam. Hasil tepung ubi kayu termodifikasi kemudian diuji sifat fisikokimia dan rheologi yang meliputi uji swelling power dan uji kelarutan.Dari perlakuaan kedua ini diperoleh konsentrasi starter asam laktat yang optimal untuk harga swelling power 24,88 dan kelarutan 2,485 dengan konsentarasi asam laktat10 % v. Sebagai perbandingan harga swelling power dan solubility tepung terigu cakra sebesar 10,17(g/g) dan 2,09 %, tepung ubi kayu tanpa perlakuan modifikasi sebesar 6,92 (g/g) dan 0,76 %.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Abdul Haris M, S.T , M.T dan Anwar Ma’ruf, S.T, M.T
Uncontrolled Keywords: Gandum , Ubi kayu , Bakteri Asam Laktat , swelling power, Kelarutan
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
Depositing User: Danarto Kh
Date Deposited: 16 Nov 2017 00:46
Last Modified: 16 Nov 2017 00:46
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/5401

Actions (login required)

View Item View Item