STUDI IN VITRO: EKSTRAK ETANOL BAWANG DAYAK ( Sisyrinchium palmifolium L . ) SEBAGAI AGEN KO - KEMOTERAPI 5 - FLUOROURACIL PADA SEL KANKER T47D

YUDIARTI,, AZIZAH (2016) STUDI IN VITRO: EKSTRAK ETANOL BAWANG DAYAK ( Sisyrinchium palmifolium L . ) SEBAGAI AGEN KO - KEMOTERAPI 5 - FLUOROURACIL PADA SEL KANKER T47D. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (985kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (533kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (741kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (603kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (918kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (603kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (591kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Kanker payudara menempati urutan kedua setelah kanker paru-paru. 5- fluorouracil merupakan salah satu agen kemoterapi yang sering digunakan dalam terapi kanker payudara. Penggunaan 5 -fluorouracil memiliki efek toksik seperti myelotoxicity dan efektivitasnya sebagai agen kemoterapi baru mencapai 15% sehingga dibutuhkan senyawa lain yang memiliki efek anti kanker. Penggunaan bawang dayak telah banyak digunakan secara empiris digunakan sebagai pengobatan kanker, khususnya kanker payudara. Penelitian ini akan dilakukan uji aktivitas ekstrak bawang dayak yang dikombinasikan dengan 5 -fluorouracil pada sel kanker payudara T47D. Ko-kemoterapi ekstrak bawang dayak dan 5- fluorouracil diharapkan dapat meningkatkan efektivitas terapi kanker payudara dan memiliki efek yang sinergis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sensitivitas agen kemoterapi 5 FU sebagai agen sitotoksik sel kanker payudara T47D, menentukan perbandingan efek kematian sel kanker payudara T47D antara 5 FU dan EBD tunggal serta kombinasinya, menentukan mekanisme induksi apoptosis, dan penghambatan siklus sel kanker payudara T47D. Uji sitotoksik tunggal menggunakan metode MTT. Konsentrasi larutan 5 FU yaitu sebesar 200, 300, 400, 500, dan 600 μg/mL. Konsentrasi EBD yaitu sebesar 25, 50, 100, 175, dan 250 μg/mL. Sedangkan konsentrasi uji sitotoksik kombinasi sebesar 25, 50, 125, dan 250 μg/mL untuk 5FU dan 5, 10, 25, dan 50 μg/mL untuk EBD . Pengamatan apoptosis dilakukan dengan annexin V. Sedangkan uji siklus sel dilakukan dengan metode flowcytometry . Hasil uji sitotoksik 5- FU dan EBD terhadap sel T47D memberikan nilai IC 50 yaitu sebesar 274.005 μg/mL da n 75.709 μg/m L. Kombinasi 5- FU dan EBD memiliki efek sinergis ringan sampai sedang dengan nilai CI 0, 829 dan 0,779 yang menunjukkan efek sinergis kuat. P ersentase apoptosis kombinasi 125 μg/mL 5FU dan 25 μg/mL EBD terhadap sel T47D adalah 21.33%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi (125 μg/mL 5FU dan 25 μg/mL EBD ) mampu menginduksi apoptosis terhadap sel ka nker payudara T47D. Hasil pengamatan siklus sel menunjukkan kombinasi (125 μg/mL 5FU dan 25 μg/mL EBD ) memicu akumulasi sel pada fase G0-G1 (57 , 11%). Kombinasi 5-fluorouracil dan ekstrak bawang dayak memiliki efek sinergis kuat sebagai ko-kemoterapi kanker payudara yang mampu menginduksi apoptosis terhadap sel kanker payudara T47D dengan memicu akumulasi sel pada fase G0-G1.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Nunuk Aries Nurulita, M.Si., Apt. dan Elza Sundhani, M.Sc.
Uncontrolled Keywords: 5-fluorouracil , bawang dayak, kanker payudara, ko-kemoterapi, apoptosis, siklus sel, sel T47D
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: eko wahyudi
Date Deposited: 14 Oct 2017 02:31
Last Modified: 14 Oct 2017 02:31
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/4698

Actions (login required)

View Item View Item