FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KADAR ASAM URAT PADA PEKERJA KANTOR DI KECAMATAN SALEM KABUPATEN BREBES

AISAH, CUCU (2011) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KADAR ASAM URAT PADA PEKERJA KANTOR DI KECAMATAN SALEM KABUPATEN BREBES. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
CUCU AISAH COVER.pdf

Download (566kB) | Preview
[img]
Preview
Text
CUCU AISAH BAB I.pdf

Download (512kB) | Preview
[img]
Preview
Text
CUCU AISAH BAB II.pdf

Download (568kB) | Preview
[img] Text
CUCU AISAH BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (559kB)
[img] Text
CUCU AISAH BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (631kB)
[img] Text
CUCU AISAH BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (500kB)
[img]
Preview
Text
CUCU AISAH DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (526kB) | Preview
[img] Text
CUCU AISAH LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (599kB)

Abstract

Latar belakang: Hiperuricemia merupakan salah satu penyebab kematian akibat kerusakan kardiovaskuler. Hal ini disebabkan oleh sintesa purin berlebih dalam tubuh karena pola makan yang tidak teratur dan proses pengeluaran asam urat dari dalam tubuh yang mengalami gangguan. Beberapa faktor diduga mempengaruhi peningkatan kadar asam urat dalam tubuh. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kadar asam urat pada pekerja kantor di Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Total responden adalah 85 orang. Data yang dikumpulkan di uji dengan menggunakan chi square untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor senyawa purin berlebih, aktivitas, umur, hipertensi, obat, dan obesitas terhadap kadar asam urat. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dari 85 responden didapat 62,4% mengalami hiperuricemia. Dari hasil analisis bivariat menunjukan asupan senyawa purin berlebih (p=0,003), aktivitas berat (p=0, 014), umur >50 tahun (p=0,017, OR = 2,34, CI=0,860-6,388), hipertensi (p=0,870, OR = 1,119, CI = 0,948-6,388), konsumsi obat yang mengandung purin secara rutin (p = 0,003, OR = 4,399, CI = 1,039-8,895), obesitas normal (p=0,741, OR = 0,857, CI = 0,816-1,269.). Hasil analisis multivariat menunjukan variabel yang berpengaruh terhadap kadar asam urat adalah asupan senyawa purin berlebih (p = 0,003), aktivitas berat (p=0,014), umur >50 tahun (p= 0,017) dan konsumsi obat yang mengandung purin tinggi ( p = 0,003) sementara variabel hipertensi (p=0,870) dan obesitas normal (p=0,741) tidak berpngaruh signifikan. Kesimpulan: Hasil analisis regresi logistik menunjukan bahwa faktor obat yang mengandung purin mempunyai nilai koefisien beta (1,111) paling tinggi yang berarti masalah konsumsi obat yang mengandung purin merupakan faktor dominan dalam membentuk kadar asam urat, dengan nilai OR (3.038) dengan nilai p=0,042 (p=<5%).

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: PEMBIMBING I: Ns. Asiandi, S.Kep, M.Sc PEMBIMBING II: Ns. Endiyono, S.Kep
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Asam urat, purin, aktivitas, umur, hipertensi, obat, obesitas, pekerja kantor.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Novia Marantika
Date Deposited: 02 Oct 2017 04:16
Last Modified: 02 Oct 2017 04:16
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/4469

Actions (login required)

View Item View Item