Ekstrak Kulit Manggis, Ekstrak Sarang Semut, Produkherbal X, Escherichia coli, Stapylococcus aureus, Candida albicans.

SUBHAN, (2017) Ekstrak Kulit Manggis, Ekstrak Sarang Semut, Produkherbal X, Escherichia coli, Stapylococcus aureus, Candida albicans. Other thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
SUBHAN, COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
SUBHAN, BAB I.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
sUBHAN, BAB II.pdf

Download (741kB) | Preview
[img] Text
sUBHAN, BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (620kB)
[img] Text
sUBHAN, BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
sUBHAN, BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (604kB)
[img]
Preview
Text
SUBHAN, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (712kB) | Preview
[img] Text
SUBHAN, LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk m engetahui hasil tanaman sawi putih dan kacang buncis pada usaha tani tumpang sari dan Mengetahui efisiensi dalam pengunaan lahan usaha tumpang sari tanaman sawi putih dan kacang buncis Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK ) faktor tunggal, dengan 5 perlakuan berupa pola tanam antara tanaman sawi putih dan kacang buncis diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 15 unit percobaan . Perlakuan peneltitian antara lain: T01: Kontrol monokultur buncis , T02: Kontrol monokultur sawi, T1 : 1 baris buncis 1 baris sawi , T2 : 2 baris buncis 1 baris sawi dan T3 : 1 baris buncis 2 baris sawi . Variabel yang diamati: Diameter crop, Bobot segar sawi putih , Jumlah buah tanaman buncis perbedengan , Bobot segar buah kacang buncis . Data hasil percobaan dianalisis deng an uji F , dilanjutkan dengan uji BNJ dengan t araf kesalahan 5% . Hasil penelitian menunjukan perlakuan T02 memberikan hasil terbaik pada variabel diameter crop sawi, T1 memberi hasil terbaik pada variabel bobot segar sawi, T2 menunjukkan hasil terbaik pada variabel jumlah polong buncis, dan bobot segar polong buncis. Berdasarkan nilai nisbah kesetaraan lahan (NKL), Sawi dan Buncis yang ditanam dengan sistem tumpangsari menunjukkan hasil yang lebih efisien dibanding monokultu

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: efisiensi, tumpang sari, buncis, sawi.
Subjects: Q Science > QE Geology
Divisions: Fakultas Pertanian > Agrobisnis
Depositing User: Kasto .
Date Deposited: 22 Sep 2017 03:11
Last Modified: 22 Sep 2017 03:11
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/4330

Actions (login required)

View Item View Item