UJI KOMBINASI EKSTRAK UMBI BIT (Beta vulgaris L.) dan EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DENGAN METODE DPPH SERTA PENENTUAN KADAR TOTAL FENOL

FURQON, MOHAMAD HASAN (2016) UJI KOMBINASI EKSTRAK UMBI BIT (Beta vulgaris L.) dan EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DENGAN METODE DPPH SERTA PENENTUAN KADAR TOTAL FENOL. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Mohamad Hasan Furqon Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Mohamad Hasan Furqon Bab I.pdf

Download (513kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Mohamad Hasan Furqon Bab II.pdf

Download (689kB) | Preview
[img] Text
Mohamad Hasan Furqon Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (645kB)
[img] Text
Mohamad Hasan Furqon Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (833kB)
[img] Text
Mohamad Hasan Furqon Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (508kB)
[img]
Preview
Text
Mohamad Hasan Furqon Daftar Pustaka.pdf

Download (597kB) | Preview
[img] Text
Mohamad Hasan Furqon Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Berbagai penyakit seperti kanker, inflamasi, aterosklerosis, dan neurodegeneratif terjadi akibat induksi dari radikal bebas. Diperlukan senyawa antioksidan yang dapat menangkal serangan dari molekul radikal tersebut sehingga tidak terjadi kerusakan lebih lanjut. Beberapa tanaman yang berperan sebagai antioksidan adalah umbi bit (Beta vulgaris L.) dan kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.). Pada penelitian ini dilakukan uji kombinasi aktivitas antioksidan ekstrak umbi bit dan ekstrak kelopak bunga rosella dengan metode DPPH serta menentukan kandungan total fenolnya. Uji kombinasi untuk aktivitas antioksidan ekstrak umbi bit dan ekstrak bunga rosella yang digunakan yaitu 1:0, 1:1, 1:2, 2:1 dan 0:1 serta kontrol positif berupa vitamin C dengan berbagai konsentrasi kemudian dihitung nilai konsentrasi sampel yang mampu menghambat 50% radikal DPPH. Penentuan kandungan total fenol menggunakan metode Folin- Ciocalteu dan dihitung sebagai GAE (Gallic Acid Equivalent). Kombinasi 1:0 (B:R) memiliki aktivitas antioksidan paling besar dengan nilai IC50 sebesar 435,5 ppm diikuti kombinasi 2:1; 1:1; 1:2; dan 0:1 dengan nilai IC50 masing-masing 449,4 ; 463,5 ; 477,2 ; 493,8 ppm serta vitamin C sebesar 15,5 ppm. Kombinasi 1:0 (B:R) memiliki kandungan senyawa fenol tertinggi sebanyak 22,3 mg GAE/g diikuti kombinasi 2:1; 1:1; 1:2; dan 0:1 dengan nilai masing-masing 19,3; 17,8; 14,7; 12,6 mg GAE/g sampel. Semakin tinggi kandungan total fenol maka aktivitas antioksidan juga semakin besar. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi 1:0 memiliki aktivitas antioksidan dan kandungan total fenol yang lebih besar dibandingkan dengan keempat kombinasi yang lain.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Nunuk Aries Nurulita, M.Si., Apt dan Wiranti Sri Rahayu, M.Si., Apt
Uncontrolled Keywords: Beta vulgaris L., Hibiscus sabdariffa L., antioksidan, DPPH, total fenol, follin-ciocalteu
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: eko wahyudi
Date Deposited: 17 Jan 2017 01:42
Last Modified: 17 Jan 2017 01:42
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/422

Actions (login required)

View Item View Item