ANALISIS MIKROBA DOMINAN PADA FASE PEMBENTUKAN BIOGAS LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU DENGAN STARTER EM - 4

AHMAD ARIF SAPUTRA, (2017) ANALISIS MIKROBA DOMINAN PADA FASE PEMBENTUKAN BIOGAS LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU DENGAN STARTER EM - 4. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
AHMAD ARIF SAPUTRA.- COVER.pdf

Download (953kB) | Preview
[img]
Preview
Text
AHMAD ARIF SAPUTRA.- BAB I.pdf

Download (598kB) | Preview
[img]
Preview
Text
AHMAD ARIF SAPUTRA.- BAB II.pdf

Download (732kB) | Preview
[img]
Preview
Text
AHMAD ARIF SAPUTRA.- BAB III.pdf

Download (712kB) | Preview
[img] Text
AHMAD ARIF SAPUTRA.- BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
AHMAD ARIF SAPUTRA.- BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (510kB)
[img]
Preview
Text
AHMAD ARIF SAPUTRA.- DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (680kB) | Preview
[img] Text
AHMAD ARIF SAPUTRA.- LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Ketersediaan bahan bakar alami (fosil) semakin menipis seiring dengan kepadatan dan laju perekonomian penduduk serta sifatnya yang tidak dapat diperbarui. Permasalahan tersebut memunculkan gagasan energi terbarukan sebagai contoh adalah biogas dari limbah cair industri tahu. Kendala yang dihadapi adalah efektivitas pembentukan gas. Beberapa up aya telah dilakukan salah satunya dengan penambahan starter EM - 4 namun efektivitas pembentukan gas perlu dimaksimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mikroba dominan serta efektivitasnya dalam pembentukan biogas limbah cair industri tahu sehing ga lebih maksimal. Isolasi mikroba dilakukan dengan pengenceran bertingkat sampel limbah cair tahu hingga tingkat 10 - 5 dilanjutkan pourplate pada medium nutrient agar . Mikroba hasil isolasi kemudian dipurifikasi dan dilanjutkan dengan uji mikroskopis, makr oskopis, dan biokimia. Identifikasi dilakukan dengan menggunakan buku determinasi bakteri Bergey’s Manual Determinative of Bacteriology (Holt et al., 1994); Regina et al. (2016); Parumasari (2017); Komala et al. (2012); Rajput (2012); Fapohunda (2014); & K apahang (2007). Isolat yang telah diketahui genusnya kemudian dikelompokkan menjadi konsorsium mikroba berdasarkan fase pembentukan biogas. Konsorsium mikroba kemudian diuji dan dibandingkan dengan starter EM - 4 pada digester anaerobik tipe Batch . Parameter yang diamati meliputi: suhu, pH, BOD ( Biologycal Oxygen Demand ), dan volume gas. Pengamatan dilakukan setiap 7 hari sekali selama 35 hari. Hasil pengamatan parameter kemudian dianalisis deskriptif kualitatif dan statistik ANOVA pada taraf kepercayaan 95% dilanjutkan uji Duncan. Hasil identifikasi didapatkan 10 genus bakteri yaitu: Enterobacter, Bacillus, Escherichia, Clostridium, Vibrio, Flavobacterium, Erwinia, Hafnia, Micrococcus dan Methanobacterium. Berdasarkan analisis statistik ANOVA menunjukkan hasi l yang tidak berbeda nyata antar perlakuan konsorsium terhadap volume gas yang terbentuk. Hasil analisis deskriptif menunjukkan efektivitas hasil pengukuran parameter pada perlakuan K 2 lebih baik dibandingkan dengan perlakuan K 1 dan K 3 dengan mikroba ya ng mendominasi adalah M ethanobacterium , Hafnia , Micrococcus , Vibrio , & Bacillus .

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 1. Bunyamin Muchtasjar , S . T., M . T . 2. Drs. Heri Maryanto, M.Si.
Uncontrolled Keywords: biogas, limbah cair tahu, EM - 4, mikroba dominan
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QL Zoology
Depositing User: windarto .
Date Deposited: 14 Sep 2017 01:46
Last Modified: 14 Sep 2017 01:46
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/4092

Actions (login required)

View Item View Item