HUBUNGAN ANTARA KELUARGA SADAR GIZI (KADARZI) DENGAN TUMBUH KEMBANG BALITA DI POSYANDU BALITA DESA RAWALO KECAMATAN RAWALO KABUPATEN BANYUMAS

RIYANTI, UNIK (2014) HUBUNGAN ANTARA KELUARGA SADAR GIZI (KADARZI) DENGAN TUMBUH KEMBANG BALITA DI POSYANDU BALITA DESA RAWALO KECAMATAN RAWALO KABUPATEN BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Unik Riyanti COVER.pdf

Download (652kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Unik Riyanti BAB I.pdf

Download (524kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Unik Riyanti BAB II.pdf

Download (661kB) | Preview
[img] Text
Unik Riyanti BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (642kB)
[img] Text
Unik Riyanti BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (613kB)
[img] Text
Unik Riyanti BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (499kB)
[img]
Preview
Text
Unik Riyanti DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (519kB) | Preview
[img] Text
Unik Riyanti LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Tumbuh kembang yang optimal menjadi perhatian bagi pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat. Kekurangan gizi sangat mempengaruhi pertumbuhan. Pertumbuhan yang terganggu menyebabkan masa perkembanganya juga terganggu. Balita perlu mendapatkan perhatian baik gizi maupun kesehatannya. Agar anak Indonesia dapat mencapai tumbuh kembang yang optimal maka perlu peran serta keluarga (Keluarga sadar gizi). Berdasarkan studi pendahuluan terdapat 6 balita mengalami gizi kurang,serta hasil pemetaan kadarzi masih sangat sedikit yang termasuk kadarsi oleh karena itu perlu dilakukan penelitian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif correlational/ studi korelasi dengan pendekatan studi cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 85 responden ibu dan balita di Posyandu Desa Rawalo. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Propotional Stratifed Random Sampling. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Rata-rata umur ibu berusia 31 tahun. 78,8% pekerjaan ibu adalah Ibu Rumah T angga dan 47,1% ibu berpendidikan SMA/sederajat, serta 51,8% Keluarga sadar gizi baik. Pertumbuhan balita sebagian besar baik (83,5%) dan perkembangan balita sebagian besar (74,1%) balita perkembangannya sesuai. Hasil tabulasi silang kadarzi dengan pertumbuhan diketahui bahwa nilai signifikansi p-value sebesar 0.014 dan nilai chi-square sebesar 8,586. Sedangkan kadarzi dengan perkembangan diketahui bahwa nilai signifikansi p-value sebesar 0.001 dan nilai chi-square sebesar 18,790. Terdapat hubungan antara kadarzi dengan tumbang balita ditunjukan dengan nilai p- value (<0,05). Ibu harus memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan. Petugas kesehatan memberikan penyuluhan serta memberikan pelatihan kepada kader mengenai cara mengetahui perkembangan motorik anak sejak dini, serta meningkatkan penyuluhan dan promosi tentang ASI Eksklusif.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: PEMBIMBING I: Bunyamin Muchtasjar, ST. MT PEMBIMBING II: Esti Dwi Widayanti, M.Kep
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Kadarzi, Pertumbuhan, Perkembangan
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Novia Marantika
Date Deposited: 07 Sep 2017 09:17
Last Modified: 07 Sep 2017 09:17
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/3869

Actions (login required)

View Item View Item