PEMBERIAN JELLY GAMAT(Golden Stichopus Variegatus)DALAM PERAWATAN LUKA TERHADAP PENURUNAN MALODOR, JUMLAH EKSUDAT, SKALA NYERI, DAN PERDARAHAN PADA LUKA KANKER DI RSUD Prof. Dr. MARGONO S. PURWOKERTO

PUTRA, TOMMY ANGGARA (2015) PEMBERIAN JELLY GAMAT(Golden Stichopus Variegatus)DALAM PERAWATAN LUKA TERHADAP PENURUNAN MALODOR, JUMLAH EKSUDAT, SKALA NYERI, DAN PERDARAHAN PADA LUKA KANKER DI RSUD Prof. Dr. MARGONO S. PURWOKERTO. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Tommy Anggara Putra COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Tommy Anggara Putra BAB I.pdf

Download (745kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Tommy Anggara Putra BAB II.pdf

Download (748kB) | Preview
[img] Text
Tommy Anggara Putra BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (770kB)
[img] Text
Tommy Anggara Putra BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (688kB)
[img] Text
Tommy Anggara Putra BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (581kB)
[img]
Preview
Text
Tommy Anggara Putra DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (645kB) | Preview
[img] Text
Tommy Anggara Putra LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB)

Abstract

Latar belakang: Gejala yang sering ditemukan luka kanker adalah malodor, eksudat, nyeri, perdarahan dan maserasi. Salah satu perawatan luka kanker yaitu terapi secara medis. Terapi ini menggunakan NaCl 0.9% dan air hangat. Selain terapi secara medis ada pula terapi komplementer, salah satunya adalah jelly gamat (Golden Stichopus Variegatus)jenis Golden Sea Cucumber. Jelly gamat memiliki kandungan yang berperan sebagai: anti kanker, anti bakteri, anti inflamasi, anti nyeri, anti septik dan dapat menyembuhkan luka menjadi cepat kering dan menutup. Tujuan: Mengetahui manfaat pemberian jelly gamat dalam perawatan luka terhadap penurunan malodor, jumlah eksudat, skala nyeri dan perdarahan pada luka kanker. Metode: Desain penelitian Quasi Experiment dengan rancangan Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Jumlah sampel sebesar 30 responden yang dibagi dua kelompok yaitu kelompok intervensi kelompok kontrol. Analisis data menggunakan independent t-test. Hasil Penelitian: Hasil independent t-test rata-rata skor malodor pada tingkat bau sedang (5,93 ± 1, 033 ; p < 0,05), rata-rata jumlah eksudat (31,53 gram ± 4,257 ; p< 0,05), rata-rata skala nyeri (5,87 ± 0,990 ; p > 0,05), rata-rata perdarahan (0,00 ± 0,000 ; p < 0,05). Kesimpulan: Perawatan luka kanker dengan menggunakan jelly gamat lebih efektif menurunkan malodor, eksudat, dan perdarahan dibandingkan dengan NaCl 0,9%, namun tidak efektif pada sensasi nyeri.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: PEMBIMBING I: MUSTIAH YULISTIANI, S.Kp., M.Kep, CWCS PEMBIMBING II: NS. AGUS SANTOSA, S.Kep., M.Kep
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: eksudat, jelly gamat, luka kanker, malodor,nyeri, perdarahan
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Novia Marantika
Date Deposited: 11 Aug 2017 01:03
Last Modified: 11 Aug 2017 01:03
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/3266

Actions (login required)

View Item View Item