PEMBUATAN MEMBRAN KERAMIK ZEOLIT ALAM TiO2 – KARBON UNTUK DESALINASI AIR LAUT

ISMANTO, HENDRO (2016) PEMBUATAN MEMBRAN KERAMIK ZEOLIT ALAM TiO2 – KARBON UNTUK DESALINASI AIR LAUT. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Hendro Ismanto_JUDUL.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Hendro Ismanto_BAB I.pdf

Download (613kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Hendro Ismanto_BAB II.pdf

Download (823kB) | Preview
[img] Text
Hendro Ismanto_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (803kB)
[img] Text
Hendro Ismanto_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (682kB)
[img] Text
Hendro Ismanto_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (690kB)
[img]
Preview
Text
Hendro Ismanto_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (725kB) | Preview

Abstract

Membran keramik memiliki stabilitas thermal yang baik, memiliki ketahanan yang baik terhadap senyawa kimia dan ketahanan terhadap degradasi biologi ataupun mikroba, serta mudah untuk dibersihkan dengan clening agent. Oleh karena itu penjualan membran dan equipment membran meningkat 100 kali dan sekitar 10 juta per meter membran telah diproduksi tiap tahunnya sejak tahun 1963. Serta dikaitkan dengan kebutuhan masyarakat akan air bersih bagi mereka yang tinggal jauh dari jangkauan PDAM, maka diharapkan penelitian ini dapat menjadi awal untuk menciptakan air bersih (tawar) yang berasal dari air laut. Berlatarbelakang masalah itulah dilakukan penelitian guna mempelajari karakteristik membran berbahan dasar zeolite alam dengan penambahan zat aditif seperti TiO2 dan Karbon yang akan berfungsi untuk menghilangkan kadar garam air laut . Pengaruh prosentase TiO2 dan Karbon masing-masing 5%,10%,15% terhadap karakteristik Membran Semakin tinggi prosentase TiO2 dan Karbon pada Membran maka densitas Membran tersebut akan semakin menurun. Nilai densitas Membran TiO2 berkisar antara 2.02 – 1.90 gr/cm3. Sedangkan Membran Karbon berkisar antara 1,67 – 1,60 gr/cm3. Membran TiO2 memiliki densitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan Membran Karbon. Semakin tinggi prosentase TiO2 dan Karbon pada Membran maka daya serap air Membran tersebut akan semakin menurun. Nilai daya serap air Membran dengan kandungan TiO2 berkisar antara 35,34 – 33,18 %. Sedangkan Membran dengan kandungan Karbon berkisar antara 36,46 – 35,73 %. Membran TiO2 memiliki daya serap air yang lebih besar dibandingkan dengan Membran Karbon. Semakin besar prosentase TiO2 dan Karbon di dalam Membran maka porositas semakin kecil. Nilai porositas Membran TiO2 berkisar antara 71,24 – 61,10%. Sedangkan Membran Karbon berkisar 60,86 – 58,35%. Membran dengan kandungan Karbon memiliki nilai porositas lebih kecil dibandingkan dengan Membran TiO2. Nilai fluks dengan durasi waktu 2 menit, Membran TiO2 mengalami penurunan sebanyak 18.33 ml/cm2 selama 2 menit. Sedangkan Membran Karbon mengalami penurunan sebanyak 10.57 ml/cm2 selama 2 menit. Nilai rejeksi Membran dengan kandungan Karbon memiliki nilai yang lebih besar mencapai 4.6% dibandingkan dengan Membran dengan kandungan TiO2 yang hanya 1.7%.. Membran yang memiliki kandungan Karbon lebih baik dibandingkan dengan Membran TiO2 apabila dilihat dari uji atau nilai fluks dan rejeksi.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Anwar Ma’ruf, S.T., M.T.
Uncontrolled Keywords: Membrane Keramik, Zeolite Alam, Desalinasi Air Laut
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
Depositing User: Bandriyah .
Date Deposited: 05 Aug 2017 03:20
Last Modified: 05 Aug 2017 03:20
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/3152

Actions (login required)

View Item View Item