PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava) TERHADAP EFEK ANTIPROLIFERASI MELALUI MODULASI SIKLUS SEL FIBROBLAST NIH3T3

MAFAZAH,, NUR FINA (2017) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava) TERHADAP EFEK ANTIPROLIFERASI MELALUI MODULASI SIKLUS SEL FIBROBLAST NIH3T3. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (827kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (842kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (699kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (942kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Keloid merupakan jaringan perut yang tumbuh secara abnormal yang biasanya akan muncul pada penyembuhan luka yang tidak disempurna. Penyebab munculnya keloid adalah proliferasi sel fibroblas yang abnormal. Terapi keloid masih terbatas dan berefek samp ing. Pencarian obat baru untuk mengatasi keloid terus berkembang . Kandungan senyawa yang telah diteliti sebagai anti keloid salah satunya adalah quersetin dan asam oleonolat dan daun jambu biji memiliki kandungan tersebut. Untuk itulah penelitian ini dilak ukan, untuk melihat potensi ekstrak daun jambu biji terhadap aktifitas sitotoksiknya, menghambat proliferasi dan memperkirakan penghambatannya pada siklus sel. Percobaan dilakuakan dengan cara serbuk daun jambu biji diekstraksi secara perkolasi dengan men ggunakan pelarut etanol 70%. Penelitian ini menggunakan ekstrak etanol daun jambu biji dengan konsentrasi 1000,500, 250, 125, 50 μg/ml. Konsentrasi tersebut digunakan dalam pengujian sitotoksik dengan metode MTT [3 - (4,5 - Dimethylthiazol - 2 - yl) - 2‚5 - diphenyl t etrazolium bromide] hasil dari uji sitotoksik diperoleh IC 50 sebesar 268 μg/ml. Uji proliferasi dilakukan dengan dosis 33,5, 67, 134 μg/ml dengan waktu inkubasi 0, 24, 48, dan 72 hasilnya penghambatan proliferasi terbaik pada dosis 134 μg/ml. Uji Siklus se l dilakukan dengan metode flowcytometry, dari hasil pengamatan siklus sel menunjukan ekstrak etanol daun jambu biji konsentrasi 33,5μg/ml dan 134 μg/ml mampu memicu akumulasi sel pada fase G0 - G1.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Nunuk Aries Nurulita, M.Si., Apt. dan Elza Sundhani, M.Sc., Apt.
Uncontrolled Keywords: keloid, sel fibroblas, ekstrak daun jambu biji(Psidii guajava), sitotoksik, proliferasi sel, siklus sel.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: eko wahyudi
Date Deposited: 29 Jul 2017 02:47
Last Modified: 29 Jul 2017 02:47
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2976

Actions (login required)

View Item View Item