DINAMIKA RESILIENSI KELUARGA DALAM MENGHADAPI FASE DUKA PADA KELUARGA YANG SALAH SATU ORANG TUANYA TELAH MENINGGAL

KHIKMAWATI, MAULIDA (2016) DINAMIKA RESILIENSI KELUARGA DALAM MENGHADAPI FASE DUKA PADA KELUARGA YANG SALAH SATU ORANG TUANYA TELAH MENINGGAL. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Maulida Khikmawati_JUDUL.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Maulida Khikmawati_BAB I.pdf

Download (752kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Maulida Khikmawati_BAB II.pdf

Download (786kB) | Preview
[img] Text
Maulida Khikmawati_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (624kB)
[img] Text
Maulida Khikmawati_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (987kB)
[img] Text
Maulida Khikmawati_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (609kB)
[img]
Preview
Text
Maulida Khikmawati_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (616kB) | Preview
[img] Text
Maulida Khikmawati_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika resiliensi keluarga khususnya dalam menghadapi fase duka pada keluarga yang salah satu orangtuanya telah meninggal. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam dan observasi terhadap dua keluarga yang masing-masing memiliki riwayat kematian salah satu orangtua. Teknik cuplikan yang digunakan adalah purposive sampling. Kredibilitas dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Triangulasi sumber melibatkan orangtua dan anak dalam wawancara, serta triangulasi metode menggunakan metode wawancara dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif. Berdasarkan penelitian, resiliensi keluarga dalam menghadapi fase duka dimulai sesaat mendengar kabar kematian salah satu orangtua. Shock, perasaan tidak percaya, kehilangan dan penolakan dialami oleh kedua keluarga menandai fase awal kedukaan. Pada fase awal tersebut, dinamika resiliensi yang muncul yakni komunikasi berupa kejelasan bahwa kematian salah satu orangtua telah terjadi dan ungkapan emosi akibat kematian. Selain itu, dukungan sosial didapatkan kedua kedua keluarga berupa materil maupun moril. Pada fase kedua, ditandai dengan perasaan kehilangan, munculnya ingatan tentang orangtua yang meninggal serta kegelisahan dialami oleh kedua keluarga. Dinamika resiliensi yang muncul pada fase kedua yakni keyakinan bahwa kematian salah satu orangtua merupakan takdir Tuhan, mulai menyesuaikan kondisi baru, dan berjalannya proses komunikasi antar-anggota keluarga. Pada fase ketiga, menunjukkan bahwa salah satu keluarga telah mampu kembali menjalin hubungan dan berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat. Dinamika resiliensi yang muncul adalah pola organisasi yakni fleksibilitas. Faktor yang memengaruhi resiliensi keluarga dalam penelitian ini adalah; tahap perkembangan keluarga dan sumber daya eksternal yakni dukungan sosial. Karena proses resiliensi keluarga dalam penelitian ini masih berlangsung, peneliti tidak dapat menjelaskan family outcome kedua keluarga dalam menghadapi fase duka dalam penelitian ini.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Dyah Astorini Wulandari, S.Psi., M.Si.
Uncontrolled Keywords: Dinamika Resiliensi Keluarga, Fase Duka
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Bandriyah .
Date Deposited: 25 Jul 2017 02:12
Last Modified: 25 Jul 2017 02:12
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2913

Actions (login required)

View Item View Item