UJI AKTIVITAS ANTIKHAMIREKSTRAK AIR DAN EKSTRAK ETANOLIK DAUN MANGGIS (GarciniamangostanaL.)TERHADAP Saccharomyces cerevisiae DAN DETEKSI GOLONGAN SENYAWA

NUGROHO, MUHAMMAD TAUFIQ (2013) UJI AKTIVITAS ANTIKHAMIREKSTRAK AIR DAN EKSTRAK ETANOLIK DAUN MANGGIS (GarciniamangostanaL.)TERHADAP Saccharomyces cerevisiae DAN DETEKSI GOLONGAN SENYAWA. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
M. TAUFIQ COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
M. TAUFIQ BAB I.pdf

Download (486kB) | Preview
[img]
Preview
Text
M. TAUFIQ BAB II.pdf

Download (618kB) | Preview
[img] Text
M. TAUFIQ BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (545kB)
[img] Text
M. TAUFIQ BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (926kB)
[img] Text
M. TAUFIQ BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (478kB)
[img]
Preview
Text
M. TAUFIQ DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (495kB) | Preview
[img] Text
M. TAUFIQ LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (941kB)

Abstract

Latar belakang : Kulit buah manggis sering digunakan sebagai bahan pengawet pada nira aren. Kemungkinan pada daun manggis mempunyai khasiat yang sama dan bias dimanfaatkan sebagai bahan pengawet alami. Tujuan penelitian: Untuk membuktikan bahwa ekstrak air atau ekstrak etanolik daun manggis (Garcinia mangostana L.) mempunyai efek antikhamir. Dan juga deteksi golongan senyawa yang terkandung pada daun mangis dengan menggunakan KLT. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni. Untuk menentukan uji aktivitas antikhamir, metode yang digunakan adalah difusi agar dengan media tumbuh PDA terhadap Saccharomyces cerevisiae. Dengan melihat zona hambat yang terbentuk oleh ekstrak air atau ekstrak etanolik daun manggis. Hasil: Dalam penelitian ini untuk ekstrak air dan ekstrak etanolik masing-masing menggunakan 7 kelompok ekstrak dosis yaitu dosis 500 mg/ml, dosis 750 mg/ml, dosis 1000 mg/ml, dosis 1250 mg/ml, control positif Itraconazole, control negatif, control pelarut. Ekstrak air mempunyai daya hambat yang optimal pada dosis 1250 mg/ml. Untuk ekstrak etanol daya hambat yang optimal pada dosis 750 mg/ml. Kesimpulan: Hambatan pada ekstrak air mulai terlihat pada konsentrasi 1000 mg/ml sedangkan konsentrasi yang sama dengan control positif adalah 1250 mg/ml. Hambatan pada ekstrak etanol mulai terlihat pada konsentrasi 500 mg/ml sedangkan konsentrasi ekstrak etanol 96% yang sama dengan daya hambat control positif terdapat pada konsentrasi 750 mg/ml.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Diniatik, M.Sc., Apt. dan Suparman, M.Sc., Apt.
Uncontrolled Keywords: Antikhamir, ekstrak daun manggis, Saccharomyces cerevisiae
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Riski Wismana
Date Deposited: 24 Jul 2017 06:39
Last Modified: 24 Jul 2017 06:39
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2895

Actions (login required)

View Item View Item