HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN TERHADAP RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA KADER PKK DI 17 KECAMATAN WILAYAH KABUPATEN BANYUMAS

PANGESTIKA, NADIA WAHYU (2017) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN TERHADAP RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA KADER PKK DI 17 KECAMATAN WILAYAH KABUPATEN BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
COVER_NADIA WAHYU PANGESTIKA_FARMASI'17.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I_NADIA WAHYU PANGESTIKA_FARMASI'17.pdf

Download (679kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II_NADIA WAHYU PANGESTIKA_FARMASI'17.pdf

Download (737kB) | Preview
[img] Text
BAB III_NADIA WAHYU PANGESTIKA_FARMASI'17.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (850kB)
[img] Text
BAB IV_NADIA WAHYU PANGESTIKA_FARMASI'17.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (817kB)
[img] Text
BAB V_NADIA WAHYU PANGESTIKA_FARMASI'17.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (615kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA_NADIA WAHYU PANGESTIKA_FARMASI'17.pdf

Download (625kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN_NADIA WAHYU PANGESTIKA_FARMASI'17.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Center for Disease Control and Prevention in USA menyebutkan bahwa sekitar 50 juta peresepan antibiotik yang tidak diperlukan dari 150 juta peresepan setiap tahun. Menurut penelitian, 92% masyarakat Indonesia tidak menggunakan antibiotik secara tepat. Peresepan antibiotik di Indonesia yang cukup tinggi dan kurang bijak akan meningkatkan kejadian resistensi. Obat begitu pula antibiotik didalamnya memiliki suatu parameter dan indikator bagaimana suatu obat bisa dikatakan rasional dalam penggunaannya atau tidak. Penggunaan obat secara Rasional terbagi menjadi 5 indikator yang disingkat dengan 4T+1W (4 Tepat dan 1 Waspada). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan terhadap rasionalitas penggunaan antibiotik pada kader PKK di 17 kecamatan wilayah kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan rancangan cross sectional. Penetapan sampel menggunakan Multistage Sampling dan untuk pengambilan sampel menggunakan Cluster Sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan antibiotik dalam kategori tinggi sebanyak 58 responden (52%) dan Rasionalitas antibiotik menunjukan bahwa sebagian besar responden menggunakan antibiotik tidak rasional yaitu sebanyak 104 responden (92,8%). Berdasarkan hasil analisis dengan uji Fisher menunjukkan nilai Siginificancy 0,453 (p>0,05) pada hubungan antara tingkat pendidikan dan rasionalitas penggunaan antibiotik. Pada hubungan antara tingkat pengetahuan dan rasionalitas penggunaan antibiotik menunjukkan nilai Significancy 0,274 (p>0,05). Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan dan pengetahuan terhadap rasionalitas penggunaan antibiotik pada kader PKK di 17 kecamatan wilayah kabupaten Banyumas.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Githa Fungie Galistiani, M.Sc., Apt., dan Much. Ilham N. Aji Wibowo, MPH., Apt.
Uncontrolled Keywords: Rasionalitas antibiotik, pendidikan, pengetahuan, kabupaten Banyumas
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Depositing User: Iin Hayuningtyas
Date Deposited: 24 Jul 2017 03:11
Last Modified: 24 Jul 2017 03:11
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2886

Actions (login required)

View Item View Item