FORMULASI SABUN CUCI TANGAN EKSTRAK SERUNI JALAR (Sphagneticola trilobata L.) DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERINYA TERHADAP Escherichia coli, Salmonella typhi, DAN Staphylococcus aureus

PURWANINGTYAS, ENDAH ARI (2016) FORMULASI SABUN CUCI TANGAN EKSTRAK SERUNI JALAR (Sphagneticola trilobata L.) DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERINYA TERHADAP Escherichia coli, Salmonella typhi, DAN Staphylococcus aureus. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Cover Endah Ari P_Farm'16.pdf

Download (899kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I Endah Ari P_Farm'16.pdf

Download (572kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II Endah Ari P-Farm'16.pdf

Download (633kB) | Preview
[img] Text
BAB III EndahAri P_Farm'16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (639kB)
[img] Text
BAB IV Endah Ari P_Farm'16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (656kB)
[img] Text
BAB V Endah Ari P_Farm'16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (567kB)
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka Endah Ari P_Farm'16.pdf

Download (573kB) | Preview
[img] Text
Lampiran Endah Ari P_Farm'16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Menurut WHO pada tahun 2009 diare merupakan penyebab kematian nomor 5 bagi segala umur.Kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun merupakan satu upaya sederhana untuk menghindari infeksi diare yang disebabkan karena bakteri.Telah dilakukan penelitian antibakteri ekstrak Seruni jalar (Sphagneticola trilobata L) dalam bentuk sabun cair terhadap bakteri Escherichia coli, Salmonella typhi, dan Staphylococcus aureus.Seruni jalar adalah tanaman liar yang banyak tumbuh di sekitar sehingga penggunaannya sebagai agent antibakteri pada suatu sediaan dapat mengoptimalkan pemanfaatan tanaman obat yang tumbuh melimpah di Indonesia. Digunakan basis asam stearat, adeps lanae, TEA, dan gliserin dalam formulasi, dengan variasi konsentrasi ekstrak seruni jalar 1, 3, dan 5 % guna melihat sifat fisik sabun dan efek nya sebagai sabun cuci tangan antibakteri. Hasil penelitan menunjukkan bahwa ketiga formulasi sabun cair yang dibuat memiliki sifat fisik yang kurang stabil. Daya hambat yang diberikan oleh formulasi sabun dengan penambahan ekstrak 1% ,2 % dan 3 % memberikan respon hambatan yang lemah terhadap E. coli dan S. typhi serta tidak ada sama sekali terhadap S. aureus. Karakteristik basis sabun yang merupakan tipe emulsi tidak dapat terdifusi secara optimal pada medium karena perbedaan sifat kelarutannya. Hal tersebut dapat mempengaruhi hasil uji aktivitas antibakteri dari formula sabun pada penelitian ini.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Indri Hapsari, S.F., M.Si., Apt
Uncontrolled Keywords: Diare, Seruni jalar, Sabun, E. coli, S. aureus, S. typhi
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Iin Hayuningtyas
Date Deposited: 27 Dec 2016 02:38
Last Modified: 27 Dec 2016 02:55
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/282

Actions (login required)

View Item View Item