ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. K DENGAN RESIKO GANGGUAN PERFUSI JARINGAN SEREBRAL et causa STROKE NON HEMORAGIK DIRUANG CEMPAKA RSUD BANYUMAS

KUSDIANI, NUR RIFAH (2014) ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. K DENGAN RESIKO GANGGUAN PERFUSI JARINGAN SEREBRAL et causa STROKE NON HEMORAGIK DIRUANG CEMPAKA RSUD BANYUMAS. Diploma thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
NUR RIFAH KUSDIANI COVER.pdf

Download (578kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NUR RIFAH KUSDIANI BAB I.pdf

Download (515kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NUR RIFAH KUSDIANI BAB II.pdf

Download (671kB) | Preview
[img] Text
NUR RIFAH KUSDIANI BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (230kB)
[img] Text
NUR RIFAH KUSDIANI BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (588kB)
[img] Text
NUR RIFAH KUSDIANI BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (522kB)
[img]
Preview
Text
NUR RIFAH KUSDIANI DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (531kB) | Preview

Abstract

Latar belakang : Penyakit Stroke merupakan suatu gangguan fungsional otak yang terjadi secara mendadak dengan tanda dan gejala klinik baik fokal maupun global yang berlangsung lebih dari 24 jam. Setiap tahunnya terdapat 15 juta orang di seluruh dunia menderita stroke. Diantaranya ditemukan jumlah kematian sebanyak 5 juta orang dan 5 juta orang lainnya mengalami kecacatan yang permanen. Laporan yang ada sampai saat ini didapatkan bahwa penyebab utama kematian untuk semua usia adalah stroke (15,4%), TB (7,5%), hipertensi (6,8%). Stroke iskemik memiliki presentasi paling besar yaitu sebesar 80%, terbagi atas subtipe stroke trombotik dan embolik yang dapat mengurangi sirkulasi (WHO, 2010). Dinas Kesehatan Jawa Tengah dalam Puti Kireina Satiti menunjukkan bahwa prevalensi stroke hemoragik di Jawa Tengah tahun 2009 adalah 0,05% lebih tinggi dibandingkan dengan angka tahun 2008 sebesar 0,03%. Sedangkan prevalensi stroke non hemoragik pada tahun 2009 sebesar 0,09% mengalami penurunan bila di bandingkan prevalensi tahun 2008 sebesar 0,11%. Tujuan : Mengeksploitasi masalah keperawatan Stroke Non Hemoragik (SNH) pada usia produktif sampai dengan usia tua ( lansia ), dan mendapat gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan Stroke Non Hemoragik (SNH). Metode : penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan laporan kasus ( case report ). Subjek atau sumber informasi diperoleh dengan wawancara, observasi partisipasi, dan studi literatur. Pengumpulan data dilakukan dengan cara inspeksi, palpasi, perkusi dan auslkutasi. Pengumpulan data dilakukan selama 2 hari, kemudian dilakukan pengelolaan kasus yang ada. Hasil : masalah keperawatan yang ditemukan pada kasus ini adalah gangguan perfusi jaringan serebral, hambatan mobilitas fisik, ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan, gangguan pola tidur, defisit perawatan diri (oral hygiene), dan kurang pengetahuan. Ini memberikan gambaran adanya kesenjangan antara studi kasus dengan studi literatur, ini dimugkinkan dengan terjadi karena situasi dan respon yang berbeda dari masing – masing penderita SNH. Kesimpulan : masalah keperawatan utama pada kasus ini adalah gangguan perfusi jaringan serebral, hambatan mobilitas fisik, ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan, gangguan pola tidur, defisit perawatan diri (oral hygiene), dan kurang pengetahuan. Evaluasi dari masalah yang dirumuskan adalah terdapat 3 diagnosa masalah teratasi sebagian dan 3 diagnosa lain masalah belum teratasi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: snh, perfusi jaringan, mobilitas fisik, nutrisi, pola tidur, defisit dan kurang pengetahuan.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan
Depositing User: Yuni Sri Subkhaini
Date Deposited: 11 Jul 2017 09:12
Last Modified: 11 Jul 2017 09:12
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2564

Actions (login required)

View Item View Item